14 CHJ di Gresik Tidak Bisa Berangkat ke Tanah Suci, Ini Penyebabnya

Gresiknews.co – Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Gresik, M. Zaeni mengatakan pada tahun 2017 ada sebanyak 14 orang dari total 1.657 orang calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Gresik tidak bisa berangkat menjalankan ibadah ke tanah suci.

“Ada 14 orang jamaah tidak bisa berangkat haji tahun ini,” kata M. Zaeni saat ditemui di Kantor Kemenag, Jl. Jaksa Agung Suprapto No.39, Gresik, Selasa (8/8/2017).

14 jamaah yang tidak bisa menunaikan rukun Islam kelima tersebut dikarenakan meninggal dunia dan masalah kesehatan. Adapun rinciannya, 8 jamaah meninggal dunia, 3 sakit, 1 sedang hamil, 1 ingin mendampingi orang tuanya tahun depan serta 1 orang lagi tertunda akibat suaminya baru meninggal dunia.

Zaeni menerangkan satu CHJ asal Randuagung harus menunda keberangkatnya tahun depan, dikarenakan saat dites kesehatan jamaah ini terbukti sedang hamil 2 bulan. “Aturannya memang melarang wanita yang sedang hamil minimal 14 minggu untuk naik haji,” terangnya didampingi Pak Lulus.

Para CHJ Gresik kloter 62 akan mulai berangkat 18 Agustus mendatang. Tercatat jamaah termuda berusia 18 tahun, sedangkan yang paling tua berusia 90 tahun.

“Dalam minggu ini para CHJ akan dipanggil untuk masuk asrama,” pungkas Zaeni. (Khanif/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *