Hapus Kesan Rusuh, Bonek Gresik Bagikan 1927 Nasi Bungkus untuk Sahur

Gresiknews.co – Minggu dini hari (26/6), sekitar 70 orang pendukung Persebaya yang berasal dari Gresik membagikan bungkusan nasi kepada tukang becak untuk sahur. Puluhan orang yang tergabung dalam kegiatan ini terdiri dari berbagai elemen Bonek di Gresik. Diantaranya ada Brigata Bonek Gresik, Bonek Manyar, dan Bonek Domas. Seluruhnya berasal dari Gresik.

Teguh Joni, koordinator acara ini menuturkan, bahwa kegiatan ini memang sengaja diarahkan ke kota. “1927 nasi ini memang kami bagi di kota. Karena sore nanti, kami akan berbagi 2016 bungkus untuk takjil. Jadi biar nggak numpuk di daerah kami.” Bonek di Gresik memang selalu punya agenda khusus untuk masyarakat. Salah satunya berbagi takjil. “Kalau Brigata Bonek Gresik, sore nanti akan mengadakan kegiatan berbagi takjil. Dan kegiatan tersebut sudah masuk tahun ke-8,” imbuh Teguh Joni yang juga menjabat sebagai ketua umum Brigata Bonek Gresik.

Sebelumnya, pendukung Persebaya di kabupaten Gresik juga telah melaksanakan kegiatan bagi takjil di pintu masuk GKB pada hari Kamis (23/6) lalu. Hari ini bagi-bagi takjil akan dilanjutkan di pertigaan Boboh, Menganti dan sebelah timur pabrik Miwon, Driyorejo. Kemudian tanggal 28 Juni di depan Balai Desa Domas, Menganti, 2 Juli di Alun-alun Sidayu, dan 3 Juli di depan kelurahan Karangandong, Kedamean.

Kegiatan Bonek di Gresik ini adalah sebuah upaya untuk menghapus stigma rusuh bonek. “Kami memang keterlaluan, hidup di Gresik tapi mencintai Persebaya. Kami akan terus mendekatkan bonek kepada masyarakat. Karena mendukung Persebaya, memiliki banyak cara,” tutup Joni. (IA/MI)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *