Memancing di Telaga Ngipik Jadi Favorit Menunggu Bedug Magrib

Gresiknews.co – Ada kesamaan antara memancing dan puasa, yakni harus sabar. Sebab tanpa kesabaran kita tidak akan mendapat apa yang diinginkan.

Seorang pemancing harus sabar menunggu umpan di kail di sambar ikan. Sedangkan orang yang berpuasa harus sabar menahan hawa nafsu, makan dan minum.

“Saya mancing sejak siang mas. Biasanya sambil nunggu buka puasa,” kata Supriyono, seorang pemancing di Telaga Ngipik.

Telaga Ngipik merupakan lahan bekas galian Semen Indonesia. Lokasinya terletak di Jalan Siti Fatimah Binti Maimun. Selain di manfaatkan para pemancing. Tempat ini juga sering di gunakan atlet sky air Jawa Timur untuk mengasah kemampuan. Banyaknya pepohonan rindang, membuat betah berlama-lama di tempat yang tidak jauh dari Alun-Alun Gresik ini.

Hembusan angin semilir, seakan menambah keasyikan lokasi yang memiliki panorama indah ini.

“Meski banyak ragam ikan disini, namun jenis ikan mujair yang sering menyantap umpan di kail. Lumayan, hitung – hitung mujairnya bisa dibuat buka nanti,,” Ucap Supriyono lega, sembari menunjukan hasil tangkapan.(Khr)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *