Ratusan Lentera Terangi Gresik dalam Festival Damar Kurung 2016

Gresiknews.co – Ramadan di kota wali, selalu meriah dengan berbagai macam tradisi dan kegiatan. Salah satunya Festival Damar Kurung. Kegiatan yang dilaksanakan tiap minggu kedua Ramadan ini ramai dibanjiri pengunjung. Kali ini, Festival Damar Kurung diadakan di kampung Kebomas, Jl. Sunan Giri Gang III dengan mengangkat tema Satu Dekade Sepeninggal Masmundari. Masmundari sendiri adalah maestro dan pelestari kesenian damar kurung. “Satu Dekade Sepeninggal Masmundari kami angkat sebagai tema karena peran beliau yang amat penting terhadap pelestarian damar kurung Gresik,” ujar Bambang Soeryanto, salah satu panitia Damar Kurung Festival 2016.

Sekitar 300 lentera terpasang di sepanjang jalan perkampungan tersebut hingga Minggu (19/7) malam. Sebelumnya, acara ini pernah diadakan di Wahana Ekspresi Poesponegoro, Area Parkir Makam Malik Ibrahim dan Halaman Telkom Jatim Utara. Kegiatan tahun kelima ini, dibuka oleh ketua Dewan Kesenian Jawa Timur, Taufik Hidayat pada Jumat (17/7). Selain pemasangan lentera, Festival ini juga diramaikan oleh berbagai macam komunitas, puluhan stand, dan pameran arsip. “Ada banyak kliping mengenai Masmundari dan foto damar kurung yang mungkin belum diketahui banyak orang, juga kami pamerkan,” imbuh Bambang Soeryanto, koordinator arsip damar kurung sekaligus salah satu pengurus Dewan Kesenian Gresik.

Novan Efendy selaku ketua Gresikikuseru sebagai penyelenggara acara mengungkapkan, yang dibutuhkan masyarakat adalah kesenian yang merakyat. Hal itu terbukti dari partisipasi warga setempat khususnya para pemudanya begitu besar terhadap kegiatan ini. “Memang sengaja tahun ini diadakan di kampung. Biar budaya semakin dekat dengan masyarakat. Apalagi di kota-kota besar Indonesia saat ini, memang sedang ramai upaya memasukan kesenian ke kampung-kampung,” tutup Novan yang juga pengusaha souvenir khas Gresik ini. (IA/MI)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *