Pawai Budaya Desa Melirang Menuju Desa Wisata Berlangsung Meriah

Gresiknews.co – Beberapa ibu-ibu berjalan lenggak lenggok. Sesekali mereka menari dengan gemulai. Sebuah selendang dan bakul penuh botol jamu diletakan di punggung. Mengenakan pakaian kebaya serta topi camping mereka membawa replika jamu berukuran besar.

Mereka merupakan peserta dari RT. 04/RW. 02 Dusun Melirang Kulon, yang menampilkan potensi desa sebagai penghasil jamu tradisional dalam Pawai Budaya 2 Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Gresik. Minggu (25/9/2016).

Dusun Melirang Kulon memang dikenal sebagai salah satu dusun di Desa Melirang yang masih membuat dan menjual jamu tradisional.
Jamu Beras Kencur, Jamu Kunyit Asam, Jamu Pahit, Temulawak, hingga Jamu Galian Singset pun tersedia.

Menurut Muwaffaq, Kepala Desa Melirang mengatakan kegiatan yang digelar 3 tahun sekali ini menjadi bagian dari mengenalkan seluruh potensi desa.

“Ada banyak potensi Desa Melirang. Baik potensi alam seperti Goa Agung, Goa Kelelawar, Goa Asu, Goa Busono dan banyak lagi. Potensi lainnya seperti minuman jamu. Selain itu, masyarakat juga mengarak hasil bumi,” terang Muwaffaq kepada reporter Gresiknews.co.

Total ada 35 peserta yang ikut dalam kegiatan Pawai Budaya 2 tersebut. Para peserta berjalan mulai depan Balai Desa Melirang hingga tempat pengisian bahan bakar Melirang.

Selain replika jamu, ada juga peserta yang menampilkan replika kelelawar, ikan bandeng, goa agung, belalang, legenda Bengawan Solo dan banyak lagi.

 

Penulis: Khanif Rosidin

Editor: Muhammad Irwan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *