Heri Sumarsono Pimpin Projo Gresik

Gresiknews.co – Heri Sumarsono terpilih secara musyawarah sebagai Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Gresik di Hotel Pessona, Minggu (21/5/2017), mengantikan kepemimpinan Petrus Sugiopranoto periode 2014-2019 yang mengundurkan diri

Pemilihan hanya berlangsung singkat. Sebab dilakukan secara musyawarah.
Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Projo Jawa Timur Suhandoyo Seno Putro yang memimpin rapat langsung menanyakan pada para anggota Projo Kabupaten Gresik, “Siapakah yang layak menjadi Ketua Projo Kabupaten Gresik?,” tanya Suhandoyo, yang langsung dijawab para peserta dengan teriakan “Heri Sumarsono”.

Suhandoyo pun segera memanggil Heri Sumarsono untuk ditanyakan kesiapannya.

“Apakah Pak Heri Sumarsono siap menjadi Ketua DPC Projo Kabupaten Gresik?” tanya Suhandoyo, yang dijawab dengan tegas Heri dengan kata sanggup.

Heri Sumarsono akan meneruskan sisa kepengurusan periode sebelumnya 2017-2019. Ia menyatakan akan menjalankan program Presiden Joko Widodo sejauh ini telah benyak dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat, mulai pendidikan, kesehatan, pertanian, menciptakan lapangan pekerjaan untuk mengurangi angka pengangguran dan lainnya. “Kami akan mengawal kebijakan-kebijakan Presiden Joko Widodo yang sudah terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat,” terang pria asal Balongpanggang ini.

Ditanya program waktu dekat setelah dikukuhkan, Heri Sumarsono menyatakan, secepatnya akan membentuk kepengurusan. “Setelah itu, akan konsoliasi untuk menjalankan program-program Projo,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Projo Jawa Timur Suhandoyo Seno Putro menjelaskan awal mula terbentuknya Projo.

“Awalnya adalah sebuah relawan, namun saat ini telah berupa LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang bertugas untuk mengawal program Nawa Cita Presiden RI ke 7 Joko Widodo. Saat ini di Jawa Timur dari 38 kabupaten/kota sudah terbetuk 34 kepengurusan Projo. Kabupaten/kota lain yang belum terbentuk segera dibentuk,” katanya.

Hingga saat ini di Jawa Timur tercatat Projo telah memiliki 28.000 kader. (Khanif/Didik Hendri/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *