Lestarikan Kesenian Islam dengan Lomba Al-Banjari

Gresiknews.co – Demi melestarikan kesenian Islam, Shalawat Al-Banjari, SMA Daruttaqwa menggelar Festival Al-Banjari se-Jawa Timur, Minggu (14/5/2017) di Masjid Pondok Pesantren Daruttaqwa, Dahanrejo, Kebomas.

Suara “Dung Tang” dari terbang Al-Banjari terdengar rancak. Festival yang diikuti sebanyak 50 peserta tingkat baik dari remaja masjid (Remas) maupun Pondok Pesantren di Jawa Timur.

“Peserta ada yang dari Malang, Sidoarjo, Madura dan Pesantren di Jawa Timur,” kata Nurul Huda, 32, Ketua Pelaksana Festival Al-Banjari se-Jawa Timur.

Meski baru pertama kali diadakan, lanjut pria yang biasa disapa Darul tersebut, kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

“Ini membuktikan bahwa musik Al-Banjari masih digemari dan dicintai masyarakat,” ujar Darul kepada Gresiknews.co.

Para pemenang akan mendapatkan total hadiah 7 juta beserta dua set rebana. (Khanif/Didik Hendri/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *