Pawai Obor dan Kirab Tumpeng Tanjang, Tradisi Menyambut Bulan Puasa

Gresiknews.co – Menyambut datangnya bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi, ribuan warga Manyar, Gresik ikuti pawai 1.000 obor dan kirab 60 tumpeng tanjang yang di arak keliling desa, Rabu (24/5/2017) malam.

Pawai obor dan kirab tumpeng tanjang tersebut merupakan simbolisasi rasa bahagia menyambut datangnya bulan Ramadan. Di gelar oleh komunitas Arek Manyar Pecinta Alam (Armapala) dan sekaligus dalam rangka Harlah ke-1 Gresiknews.co.

Menurut M. Miftah Farid, Ketua Panitia, kegiatan ini sudah menjadi tradisi warga Manyar setiap menjelang bulan Ramadan.

“Pawai obor dan kirab tumpeng tanjang sudah kami lakukan tiap tahun, sebagai salah satu dari rangkaian kegiatan Festival Jajanan Pesisir,” kata Farid yang juga anggota komunitas Arek Manyar Pecinta Alam (Armapala) ini.

Para peserta pawai obor dan kirab tumpeng tanjang Festival Jajanan Pesisir #2 bersiap melepaskan lampion (Irwan/gresiknews)
Para peserta pawai obor dan kirab tumpeng tanjang Festival Jajanan Pesisir #2 bersiap melepaskan lampion (Irwan/gresiknews)

Obor-obor dibawa anak-anak warga Manyar. Sedang untuk tiap tumpeng tanjang di panggul 4 orang dewasa. Kegiatan ditutup dengan pelepasan ratusan lampion di tepi sungai Kalimireng.

“Pelepasan lampion sebagai simbolisasi harapan tinggi dan melepaskan kesedihan untuk sambut Ramadan,” pungkas Farid. (Khanif/Didik Hendri/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *