Sulit Mencari Pekerjaan, Nenek Ini Jual Sabu-Sabu Untuk Biaya Hidup Cucunya

Gresiknews.co – Sulitnya mencari pekerjaan membuat Kesi Maningasih (52) nekat menjual barang haram jenis sabu-sabu demi membiayai hidup kedua cucunya, yang sudah lama ditinggal mati kedua orangtuanya.

Nenek asal Putat Gede Barat 3/16 Kelurahan Putat Gede Kecamatan Sukomanunggal Surabaya, kini tinggal di kontrakan Perum Graha Menganti Kelurahan Bringkang Menganti itu dibekuk Satnarkoba Polres Gresik. Ia pun berdalih bahwa apa yang dilakukannya​ semata-mata demi membesarkan sang cucu.

“Kalau ada orang pesan ya tak kasih, wong saya dapat untung, kan lumayan buat biaya hidup cucu saya,” kata Kesi, Rabu (31/5/2017).

Tak hanya menjual sabu-sabu, Kesi juga terbukti mengkonsumsi sabu-sabu. Hal itu bermula ketika ia mendapat saran dari beberapa temannya supaya penyakit yang dideita lekas sembuh. “Awalnya saran dari beberapa teman untuk di kasih obat ini setelah tak coba memang sakit saya berangsur sembuh,” ujar Kesi.

Menurutnya, selama mengkonsumsi sabu-sabu, ia tidak mengetahui bahwa barang haram yang dikosumsi dan yang dijual itu termasuk narkoba jenis sabu-sabu.” Selama ini saya tidak tahu kalau itu shabu. setahuku ya itu obat, saya beli dari mas Wiji Warga Surabaya,” sambungnya.

Selain Kesi Maningasih dan dua orang pemuda juga berhasil di ringkus jajaran Satnarkoba Polres Gresik. Mereka adalah Budi Santoso (32) alias Ambon Warga Malang yang kos di Jalan Kapten Dulasim Kampung Kramat Kelurahan Kramatinggil Gresik dan Prianti (36) warga Dupak Krembangan Surabaya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Gresik, AKP Chotib Widiyanto mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap ketiga orang tersebut. “Ketiga orang tersebut hampir bersamaan kita tangkap. Cuma, beda tempat kejadiannya” Katanya.

Dari hasil penangkapan ketiga pelaku, Polisi mengamankan berbagai barang bukti diantaranya, barang bukti milik Kesi, satu tas hitap berisi plastik klip dan sabu seberat 0,81 gram, kaleng rokok berisi 3 pipet kaca, alat hisap, satu botol alkohol dan HP Blackberry.

Selain barang bukti milik Kesi, Barang bukti milik Budi Santoso juga diamankan polisi antara lain, Satu bungkus sabhu seberat 0,32 gram dan satu buah HP merk Aldo. Barang bukti milik Prianto, satu paket sabhu seberat 0,10 gram, satu pipet kaca berisi kristal putih seberat 0,88 gram, gunting, alat hisap dan HP merk nexian.

Atas perbuatanya ketiga pelaku tersebut terancam pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua puluh tahun. (Khanif/Didik Hendri/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *