Jelang Lebaran, Pengrajin Kerudung Kewalahan Penuhi Pesanan

Gresiknews.co – Permintaan pesanan kerudung meningkat tajam menjelang lebaran. Dibandingkan dengan hari biasa, peningkatan permintaan bisa mencapai 50% hingga 70 %. Hal itu dirasakan Putri Sandy, pengrajin kerudung asal Desa Singosari, Kebomas, Gresik.

Untuk memenuhi banyaknya pesanan para pelangan, Putri yang biasanyan dibantu adik dan ayahnya ini pun memberdayakan ibu-ibu rumah tangga sekitar rumahnya untuk membantu proses produksi.

“Hari biasanya dalam sebulan bisa ada pesenan sekitar 1.000 kerudung, kalau menjelang lebaran mengalami peningkatan hingga 70 %,” ujar Putri, Minggu (11/6/2017).

Kerudung hasil produksi rumahan tersebut, mampu memikat kaum hawa. Selain karena bahan kerudung yang dingin  dan mudah saat dipakai, juga harganya yang murah, yakni berkisar 18 ribu hingga 65 ribu. Tergantung model dan ukuran.

“Saya memilih usaha kerudung karena kerudung selalu saja ada model terbaru, dan peminatnya juga gak mau ketinggalan dengan model-model terbaru, sehingga harus pintar dalam membaca pasar,” imbuh anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Dengan brand “Sandys”, usaha yang sudah dirintis sejak setahun lalu ini pun sudah membuahkan hasil. Dalam sebulan omset kerudung Sandys sekitar 5-10 juta. Jelang lebaran bisa meningkat hingga 50% hingga 70%.

Pembeli kerudung Sandys tak hanya dari Gresik saja, ada yang dari Tuban, Bojonegoro, Aceh, Samarinda hingga Kalimantan. Rata-rata tahu dan pesan dari media sosial. (Khanif/Didik Hendri/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *