Tradisi Sanggring, 10.000 Porsi Kolak Ayam Disiapkan untuk Masyarakat​

Gresiknews.co – Sebanyak 10.000 porsi kolak ayam dalam tradisi Sanggring disiapkan panitia tradisi Malam Telulikur (23) Ramadan untuk warga dan masyarakat umum yang datang di Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik.

Sudah sejak malam, para warga Desa Gumeno secara bersama-sama menyiapkan tradisi yang digelar rutin tiap tahun ini.

Salah satu panitia, Didik Wahyudi mengatakan, kolak ayam yang dibagikan tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini ada 10.000 porsi yang akan kami bagi pada warga sekitar dan masyarakat umum,” kata Didik Wahyudi, di sela-sela persiapan acara, Sabtu (17/6/2017).

Kolak ini sangat berbeda dengan kolak yang kita kenal semisal ada pisang, labu, atau ketela. Akan tetapi terbuat dari ayam kampung, gula merah, jinten, daun bawang merah, dan santan kelapa. Yang memasak pun harus laki-laki.

Tradisi kolak ayam sekaligus menjadi warisan dari kekayaan budaya bangsa di Nusantara dan hingga kini sudah berlangsung 492 tahun. Tradisi itu juga merekatkan kebersamaan, khususnya saat berbuka puasa di hari ke-22 atau malam ke-23 setiap Ramadan. (Khanif/Didik Hendri/M1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *