Manfaatkan Limbah Konveksi, Hand Made Gresik Tembus Pasar Mancanegara

Gresiknews.co – Banyak cara bisa dilakukan untuk menjadi sukses dan berpenghasilan tinggi meski dengan modal seadanya. Ditangan Sulistya, kain perca atau limbah konveksi yang tidak bernilai, disulap menjadi aneka bross cantik bernilai tinggi yang digemari warga. Tak tanggung-tanggung, bross produk mantan penyiar Radio Suara Giri ini mampu menembus pasar mancanegara.

Usaha yang kini digeluti Sulistya, warga jl Marabahan 4 no 03 GKB ini mulai ditekuninya sejak 2012 silam. Dengan memanfaatkan pengalaman dan koneksinya, Istri dari Edi Prayitno ini mengembangkan sayap pemasaran produknya hingga ke Malaysia dan Hongkong. Warga di dua negara ini tergila-gila dengan bross cantik karya Sulistya.

Pada mulanya, ibu dua putra ini iseng membikin bross untuk dipakai sendiri. Setelah dirasa memuaskan, Sulistya pun membuat banyak bross. Apalagi bahan bakunya cukup mudah didapat dari rekan-rekannya yang memiliki sisa kain konveksi. “Motif yang banyak disukai adalah beragam motif bunga. Seperti bunga dahlia, bunga Anggrek, Melati, mawar, bahkan ubur ubur,” kata Sulistya saat ikut Pameran di WEP Gresik, Minggu (30/7/2017).

Untuk membuat bross cantik, pertama tama yang dilakukan adalah menyiapkan bahan baku. Lalu membuat atau menggambar motif. Selanjutnya memotong kain perca sesuai pola. “Setelah itu baru menempel atau membentuknya. Disini cukup hanya membutuhkan lem. Namun jika bahannya sulit, bisa juga di sulut menggunakan api lilin,” jelas Sulistya. Setelah proses pembuatan selesai, baru di packing yang rapi dan cantik. Agar ada nilai tambah.

Sulistya mengaku, selain pasar dalam negeri, tiap bulan produk – produk nya rutin dipesan oleh para pelanggan di Malaysia dan Hongkong. “Masyarakat luar negeri sangat menghargai dan mengapresiasi produk yang unik dan kreatif. Mungkin orang sana kurang telaten seperti orang Indonesia,” Kata binaan Diskoperindag Kabupaten Gresik ini sambil tersenyum bangga.

Untuk memenuhi membanjirnya pesanan, Sulistya dibantu empat orang karyawan dan beberapa ibu rumah tangga disekitar rumahnya.

Dari usaha yang daur ulang limbah konveksi yang digeluti ini, kini Sulistya bisa menikmati keuntungan yang tidak sedikit. Selain untuk menutupi kebutuhan hidup, perempuan berjilbab ini juga rajin menabung. “Omsetnya gak usah disebutin ya,” tutup Sulistya tersipu.

Sulistya adalah potret sukses UKM Gresik. Dengan kemauan dan inovasinya, dia berhasil memanfaatkan limbah Konveksi yang murah dan biasa dibuang ke tong sampah menjadi produk yang bernilai tinggi. Bahkan, produk karya perempuan murah senyum ini mampu menembus pasar ekspor dan membikin kesengsem warga Malaysia dan Hongkong. (Ika/Khanif)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *