Tak Ditemui Bupati, Demo Tolak Revitalisasi Alun-Alun Gresik Ricuh

Gresiknews.co – Aksi demo penolakan revitalisasi alun-alun Gresik oleh Forum Masyarakat Gresik Peduli Cagar Budaya (FMGPCB) di Kantor Bupati Gresik berakhir ricuh.

Ratusan massa dari FMGPCB bentrok dengan pihak aparat kepolisian dan  Satpol PP yang jaga di Kantor Bupati Gresik.

Para pendemo menganggap Bupati Sambari dan Qosim tidak serius bahkan cenderung mengingkari kesepakatan bersama saat rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

“Janji untuk redesain, melakukan penataan PKL yang manusiawi serta membentuk tim pemantau revitalisasi alun-alun Gresik mereka bohongi,” ujar Ali Sibro Mulisi, Korlap demo, Selasa (5/9/2017).

Ahmad Jimmy Fahruddin, salah satu pendemo juga mengatakan, massa aksi terpaksa mau masuk kantor Bupati karena Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Muhammad Qosim tidak mau menemui pendemo.

“Mereka tidak mau menemui kami. Akhirnya kami merangsek masuk,” kata Ahmad Jimmy Fahruddin.

Sebelumnya, para pendemo juga merobohkan pagar pintu masuk Kantor Bupati Gresik dan membakar ban bekas. Sehingga tim pemadam kebakaran langsung melakukan pemadaman api dengan menggunakan APAR dan menyemprotkan air.

Jimmy juga menyayangkan atas terjadinya bentrokan dan tindakan represif yang dilakukan aparat. Selain itu, ada beberapa pendemo yang diamankan aparat.

“Ini tidak pernah kami alami. Apalagi ini murni gerakan untuk menyelamatkan PKL dan mempertahankan alun-alun,” ungkapnya kepada Gresiknews.co.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *