APBD Kritis, Bupati Gresik Malah Boyong Puluhan Pejabat ke Luar Negeri

Gresiknews.co – Disaat kondisi APBD(Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun 2017 kritis, sehingga banyak program kerakyatan dipangkas karena terbentur anggaran. Justeru Bupati Sambari Halim Radianto dan Wabup Moh.Qosim bersama puluhan Kepala OPD(Organisasi Perangkat Daerah) dan  pejabat lain lakukan lawatan ke Malayasia.

Mereka berangkat ke negeri Jiran Jumat(17/11/2017) pagi. Rencananya mereka akan berada di Malaysia selama 3 hari terhitung, Jumat-Minggu(17-19/11/2017).

Tampak sejumlah pejabat turut mendampingi lawatan orang nomor satu di Pemkab Gresik ini. Mereka di antaranya, dari eselon II Sekda Kng.Djoko Sulistio Hadi, Kadispora Zairuddin, Kepala Pelaksana BPBD Abu Hasan, Kepala Disperta Agus Djoko Waluyo, Kadis Kominfo Budi Rahardjo, Kadis PUPR Bambang Isdianto, Kadinsos Sentot Supriyohadi, Kadis Prindag dan UKM Agus Budiono, Kadisbudpar Mighfar Syukur, Kadis PM PTSP Mulyanto, Kepala Inspektorat Hari Suryono dan puluhan pejabat eselon II.

Sementara pejabat eselon III yang tampak mendapingi Bupati di antaranya kalangan camat dan kepala bagian.

Mereka di antaranya, Camat Duduksampeyan Suropadi, Camat Wringinanom Hari Syawaludin, Camat Kebomas Sutrisno, Camat Benjeng Nuriyadi, Camat Menganti Sujarto, Camat Balongpanggang Narto, dan sejumlah eselon III lain.

Sejumlah pejabat yang dikabarkan turut mendapingi lawatan Bupati ke Malaysia enggan buka suara. Mereka saat ditelepon tak ada yang mau angkat.

Begitu juga saat dihubungi via aplikasi WA(WhatsApp), tak menjawab.

Kepala BKD(Badan Kepegawaian Daerah) M. Nadlif misalnya, saat dikonfirmasi via WA berapa jumlah pejabat yang ikut mendampingi lawatan Bupati ke Malaysia, dan apakah mereka sudah kantongi izin baik dari Mendagri maupun Gubernur, hanya dibuka saja.

Namun, tak kunjung memberikan jawaban. Begitu juga dengan Kepala DPM PTSP (Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu) Mulyanto, SH berkali-kali ditelepon tak mau mengangkat.

Sebelumnya, pada Kamis(9/11/2017), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Gresik Mulyanto, SH (sekarang Kepala DPM PTSP) saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa lawatan Bupati ke Malaysia untuk memenuhi undangan dari WNI(warga negara Indonesia) atau TKI(tenaga kerja Indonesai) asal Gresik yang ada di sana.

“Jadi ini bukan agenda yang telah diprogramkan, namun memenuhi undangan. Selama di Malaysia, Bupati akan melakukan sejumlah agenda kerja. Di antaranya, bertemu dan melakukan forum dialog dengan masyarakat Kabupaten Gresik yang menjadi TKI (Tenaga Kerja Asing),” paparnya.

Mulyanto mengaku,  bahwa kunjungan Bupati dan pejabat ke Malaysia kali ini tidak dengan dana APBD, melainkan menggunakan dana pribadi. “Termasuk pejabat. Bagi yang ikut memakai uang pribadi. Termasuk saya, kalau ikut ya pakai uang pribadi,” sambung mantan Asisten I Sekda ini.

Ditegaskan Mulyanto, untuk biaya yang harus dikeluarkan masing-masing pejabat yang ikut Rp 5,5 juta. “Kegiatan ini dikoordinatori Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) M.Nadlif. Termasuk izinnya ke Gubernur dan Mendagri, semua yang ngurus BKD,” akunya.

“Selama tiga hari di Malaysia, intinya Bupati ingin mengakrabkan diri dengan rakyat Gresik yang di sana,” pungkasnya. (khanif/M1)

2 thoughts on “APBD Kritis, Bupati Gresik Malah Boyong Puluhan Pejabat ke Luar Negeri

  • November 18, 2017 at 12:10 pm
    Permalink

    Masak iya harus boyong orang ke sana? Yakin 100% pake dana pribadi?

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *