Kebutuhan Air di Gresik Mencapai 4.555 Liter per Detik

Gresiknews.co – Kebutuhan air untuk skala rumah tangga maupun kegiatan industri di kabupaten Gresik mencapai 4.555 liter per detik. Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto saat Penjajakan Minat Pasar (market sounding) dalam penyiapan proyek Kerjasama Pengusaha dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) di wilayah kabupaten Gresik antara PDAM Giri Tirta Gresik bersama Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), Sabtu (11/11).

Bupati Sambari menyerukan agar PDAM Giri Tirta bersama BPPSPAM serta investor dapat memenuhi kebutuhan air yang skalanya mencapai 4.555 liter perdetik tersebut.

“Meskipun demikian, kami memaklumi apabila pemenuhan ini dilakukan secara bertahap,” kata Bupati Sambari.

Disisi lain, Bupati juga mengatakan bahwa guna memenuhi kebutuhan air yang ada di kabupaten Gresik, baik untuk skala rumah tangga maupun skala industry, Pemerintah Kabupaten Gresik mendorong maksimalisasi Bendung Gerak Sembayat (BGS) yang mampu menampung air baku sebesar 10 juta M3.

Terkait market sounding, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono menjelaskan, bahwa tujuan diadakannya market sounding yaitu untuk melakukan penjajaka minat daripada investor atau pengembang mengikuti pelelangan menjadi investor dalam proyek ini. Sekaligus memberikan penjelasan atau memaparkan proyek KPBU SPAM kepada para investor.

“Dalam hal ini dipaparkan langsung oleh Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, yakni pak Muhammad terkait deskripsi dari proyek pengembangan SPAM. Paparan dimulai dari sisi teknis, hukum dan kelembagaan serta kelayakan proyek,” ujar Suyono. (ik/im)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *