Musim Panen Kerang Simping, Nelayan Pesisir Gresik Keluhkan Anjlognya Harga

Gresiknews.co – Nelayan Dusun Asemmanis Desa Ngawen Kecamatan Sidayu Gresik mengeluhkan turunnya harga kerang simping di saat musim panen tiba.

Banyaknya perolehan kerang simping dalam beberapa minggu ini membuat para nelayan bergembira. Pasalnya bulan-bulan sebelumnya kerang memang cukup sulit di dapat. Namun di saat musim panen harga kerang berbentuk pipih tersebut justru anjlog.

Nurul Majid (35), salah satu nelayan mengatakan kerang simping memang hanya ada pada saat tertentu saja. “Baru ada bulan ini nelayan bias panen simping. Tiap kali melaut nelayan bisa memperoleh 3-5 karung sak berukuran 56×90 (50 kg),” ujarnya, Senin (20/11/2017).

Namun ia mengeluhkan harganya yang turun, “Jika pada hari biasa harganya 70 ribu per karung, saat ini turun menjadi 40-45 ribu per karung,” tambahnya.

Nurul pun berharap pada pemerintah agar nelayan dapat dibantu, khususnya stabilisasi harga. Apalagi saat panen seperti saat ini, kerang kaya protein ini harga jualnya terus menurun, “Bahkan terkadang kerangnya tidak laku dijual karena para pengepul sudah kebanyakan stok barang. Sehingga kami terpaksa harus mencari kerang jenis lain,” keluh bapak satu anak ini.

Nelayan di Dusun Asemmanis memang dikenal sebagai kampung nelayan spesialis pencari kerang, mulai kerang kukur (kerang dara), blonyo, jubing (kijing) dsb.

Pembeli kerang simping, Mohammad Makin (29) mengaku membeli kerang simping untuk di masak bersama teman-temannya. “Masaknya tinggal direbus dan di cocol ke sambal sudah enak. Jarang beli karena simping tidak selalu ada, hanya musim-musim tertentu. Jadi, begitu ada saya langsung beli,” katanya. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *