Pemkab Gresik Dipenuhi Kaum Bersarung

Gresiknews.co, – Predikat Santri tidak hanya milik para anggota pondok pesantren dan Kyai. Namun Santri, adalah milik semua masyarakat muslim yang ada di Gresik. Anggapan ini disampaikan Bupati Gresik, Sambari Halim radianto, saat di daulat menjadi Inspektur Upacara perayaan Hari Santri yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik, Kamis (16/11)

Sambari meminta, agar semua pihak ikut mempertahankan predikat Gresik sebagai kota santri. Tentu saja budaya Santri ini harus tetap dipertahankan dan dibentengi dari pengaruh dari semua unsur yaitu para tenaga kerja asing, turis, investor asing.

Upacara hari Santri yang diselenggarakan Pemkab Gresik kali ini terbilang unik. Seluruh peserta memakai busana muslim. Bagi peserta laki-laki mengenakan sarung.

“Selama ini santri berhasil memfilter paham-paham yang tidak sesuai dengan masyarakat Gresik. Menjaga dampak globalisasi dan membentengi NKRI dari ancaman budaya negative masyarakat asing. Mulai dari jaman sebelum kemerdekaan sampai saat ini,” tandas Sambari serius.

Usai pelaksanaan upacara, Bupati Gresik dan Ketua TP PKK Kabupaten Gresik membagikan hadiah kepada santri berprestasi. Mereka adalah dari kelompok Ponpes Al Abror Kecamatan Gresik sebagai juara festival Subbanul Wathon dan mars hari santri. PAC Fatayat NU Cerme juara lomba senam fatayat. Grup Qosidah Al Mukhtar PAC Fatayat Dukun juara Qosidah Rabana. Dan Irva Zahratul Warda dari Menganti sebagai juara Pemilihan Puteri Fatayat 2017 Gresik.

Bupati juga memberikan hadiah uang pembinaan kepada 11 atlit Sepatu roda yang telah berhasil mendapat medali di Kejuaraan di Solo. (khanif/ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *