Sekolah Parlemen Santri Jadi Ajang Gemasaba Gresik Kenalkan Politik Pada Pemuda

Gresiknews.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Santri Satu Bangsa (Gemasaba) Gresik menggelar Sekolah Parlemen Santri Gresik 2017 bertema, “Kontruksi Nalar Kebangsaan Santri”. Sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengajak puluhan mahasiswa untuk belajar politik.

Puluhan peserta yang ikut merupakan pemuda asal Gresik yang sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi, baik di Gresik maupun luar kota. Seperti dari kampus Universitas Muhammadiyah Gresik, Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri Bawean, UIN Sunan Ampel, STIT Al-Azhar Sidoarjo dan banyak lagi.

Makki Ismail, Ketua panitia mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali diadakan. Untuk itu, peserta sengaja dibatasi Mahasiswa asal Gresik saja.

“Kami ingin mengenalkan mahasiswa khususnya santri pada dunia politik. Mengingat politik bukanlah hal yang harus dijauhi,” kata Makki, saat ditemuiGresiknews.co di Gedung DPRD Gresik, Rabu (29/11/2017) sore.

Para peserta, lanjut Makki, akan dibekali berbagai ilmu, mulai political identity, kelegislatifan (3 fungsi DPRD) hingga mekanisme pengambilan keputusan di DPRD Gresik.

“Selama satu hari para peserta diajari tentang hal-hal yang ada di legislative,” ungkap pemuda asal Kecamatan Tambak Pulau Bawean ini.

Senada, Ketua DPC Gemasaba Gresik Abdullah Mahdi menjelaskan, ingin agar generasi muda melek politik.

“Politik tidak melulu soal pemilu. Politik juga bisa menjadi sarana bagi anak muda nilai untuk berinovasi tentang hal-hal yang dibutuhkan masyarakat,” jelas Mahdi penuh semangat.

Mahdi menambahkan, bahwa selama ini banyak oknum-oknum tertentu yang mencitrakan politik sebagai hal buruk. “Untuk itu, perlu etika politik yang munculnya dari santri. Yang selalu memegang nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Menurut Mahdi, kegiatan Sekolah Parlemen Santri hanya ada satu di Jawa Timur dan ini diinisiatori langsung oleh Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Sehingga ia berharap Gemasaba menjadi rumah besar bagi pemuda dan mahasiswa yang ingin mengembangkan intelektual kreativitas dan skill.

“Semoga ilmu yang di dapat di daerah lain, bisa juga di implementasikan ke Gresik. Kami mengajak semua untuk membangun Gresik,” harap Mahdi, didampingi Bustanul Arifin, salah satu panitia kegiatan.

Selain ke Kantor DPC PKB dan Kantor DPRD Gresik, diakhir acara para peserta akan diajak berziarah ke makam Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *