Gelar Reses, Dwi Laksono Dapati Banyak Keluhan Warga

Gresiknews.co – Anggota DPRD Kabupaten Gresik Dwi Laksono menerima banyak keluhan saat melakukan reses (menyerap aspirasi) di Desa Kramatinggil, Gresik, Sabtu (2/12/2017). Keluhan warga itu mulai terkait listrik, PDAM, selokan hingga tarif pelayanan ambulance.

Anggota DPRD dari Faksi Gerinda Dwi Laksono ini, misalnya, mendapat keluhan tentang tarif pelayanan ambulan di salah satu rumah sakit di Gresik yang mahal.

Diceritakannya, bahwa ada warga yang mengeluh ketika saudaranya meninggal dan mau di kubur di Yogyakarta, sama supir ambulance diminta untuk membayar 5 juta. Padahal orang lagi kena musibah.

“Temuan ini akan langsung saya teruskan ke pihak rumah sakit. Sebab jangan sampai orang sedang kesusahan malah dibuat tambah bingung,” ujar Dwi Laksono.

Ia menjelaskan dengan penuh wibawa, tanpa kejelasan patokan tarif ambulance nanti masyarakat bisa ketipu. Pelayanan di bidang kesehatan memang selama ini kebanyakan kalau tidak ada yang mendorong kuat, seperti anggota DPRD, memang tidak langsung dilayani.

“Saya siap bantu. Apalagi ini berkaitan dengan nyawa seseorang,” katanya tegas.

Lebih lanjut, jika nanti ditemukan sebuah pelanggaran, pihaknya akan memberi sanksi atau surat peringatan. “Semua tergantung pada pelanggaran yang dilakukan, baik ringan, sedang atau berat,” pungkas Dwi. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *