Kades Pasinan Wringinanom Ditahan Usai Korupsi Dana Desa

Gresiknews.co – Kasus dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2016 yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Pasinan Lemah Putih, Wringinanom, Kunari (52) akhirnya memasuki pelimpahan tahap dua.

Mantan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Wringinanom ini pun langsung dibawa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menuju Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Gresik, Senin (29/1/2018).

Terdakwa Kunari datang ke Kejari Gresik diantar oleh penyidik Polres Gresik sekitar pukul 11.00 WIB. Terdakwa langsung diserahkan pada tim Jaksa Pidsus. Diruangan Pidsus tim Jaksa melakukan pemeriksaan tambahan kepada terdakwa.

Tak berselang lama. Sekitar pukul 13.30 WIB terdakwa langsung di seret ke Rutan Klas II B Gresik untuk dilakukan penahanan.

Kasi Intel Kejari Gresik, Marjuki mengatakan, terdakwa Kunari diindikasikan melakukan tindak pidana memperkaya diri dengan cara mark up anggaran bangunan fisik bantuan desa tahun 2016.

“Hasil audit ditemukan, bahwa terdakwa telah merugikan negara sebesar Rp. 113.949.600 dari bantuan dana desa anggaran tahun 2016,” ujarnya.

Desa Pasinan Lemah Putih sendiri pada tahun 2016 mendapat dana desa senilai Rp 614.916.000. Uang ini kemudian diperuntukan untuk membangun tembok penahan tanah (TPT), dan rehab jalan lingkungan. Namun, ternyata proyek tersebut fiktif.

Uang tersebut justru digunakan terdakwa senilai Rp 104.449.600. Kemudian, Rp 5.200.000 untuk biaya partisipasi dan monitoring, Rp 1.500.000 untuk pembelian jaket dan Rp 2.800.000 digunakan untuk membayar hutang pajak tahun 2015.

Dalam perkara ini, lanjut Marjuki, terdakwa akan dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 jo pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang di ubah oleh UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 199.

“Dalam waktu dekat kejaksaan akan segera melimpahkan berkas perkara korupsi ini ke Pengadilan tipikor di Surabaya guna dilakukan persidangan, ” imbuhnya. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *