Kepala DPMD Gresik Tepis Adanya Isu Dirinya Terima Uang Waktu Ada Seleksi Perangkat Desa

Gresiknews.co – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Gresik Tursilowanto Harijogi menampik isu kalau dirinya menerima sejumlah uang dalam proses seleksi Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D).

“Kalau nanti saya menerima atau staff saya menerima 1 rupiah saja, saya siap diberhentikan oleh Pak Bupati hari itu dan detik itu juga,” tegas Tursilowanto Harijogi, usai hearing dengan Komisi I DPRD Kabupaten Gresik dan Asosiasi Kepala Desa (AKD) Gresik, Rabu (10/1/2018).

Sebelumnya, muncul isu kalau Tursilo menerima uang 5,4 Miliar untuk meloloskan calon perangkat desa. “Saya sudah dengar isu ini. Namun, saya belum tahu siapa yang sengaja menghembuskannya. Intinya saya siap diuji dan diklarifikasi,” ungkapnya.

Berkaitan adanya pelaporan dua warga, Irawan Hidayat dan Abdul Rouf, Desa Banter, Kecamatan Benjeng, ke Polres Gresik atas dugaan jual beli jabatan perangkat desa yang dilakukan oleh panitia P3D. Tursilo menyerahkan sepenuhnya proses itu kepada pihak berwajib.

“Saat saya ditelpon mereka, saya bilang, mas karena itu sudah ada unsur-unsur pidananya lanjutkan. Kami akan tahan dulu untuk melakukan klarifikasi karena aparat sudah masuk. Nanti kalau terbukti pasti akan dibawa ke pengadilan dan pelantikan perangkat bisa dibatalkan,” jelas Tursilo.

Adapun hearing di ruang rapat Komisi I DPRD Gresik tersebut menyepakati untuk menghentikan sementara proses rekrutmen perangkat desa.

“Kita meminta pending untuk desa-desa yang bermasalah. Saya sudah meminta Kabid saya untuk mengklarifikasi dan koordinasi dengan camat,” tandasnya. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *