Pesantren Ini Rayakan Maulid Nabi dengan Kirab Damar Kurung

Gresiknews.co – Berbeda dari yang lain, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Al-Hasyimiyah Karang Anyar, Kelurahan Karang Turi, Gresik menggelar kirab Damar Kurung keliling desa.

Kirab damar kurung ke-53 ini yang dibawa bentuknya juga berbeda dari biasanya, yang berbentuk kubus memiliki empat sisi. Kali ini bentuknya ada yang bintang, bulan sabit, kotak hingga replika mobil. Juga ada replika kambing raksasa dan ratusan becak hias yang diberi lampu.

Sepanjang rute kirab damar Kurung di mulai dari halaman Pesantren Al-Hasyimiyah – di Jl. Usman Sadar – Jl. Samanhudi- Jl. Abdul Karim dan kembali ke Jl. Usman Sadar para peserta membaca sholawat nabi.

“Kami ingin masyarakat memperingati Maulid Nabi dengan suka cita,” kata Ahmad Jakfar, Sabtu (13/1/2018) malam.

Kegiatan ini sendiri dimulai pada 18 Rabiul Awal 1386 H atau 1 Juli 1966. Saat itu, KH. Nur Hasyim, pendiri Pesantren Al-Hasyimiyah memperingati muludan sekaligus mengadakan ujian bagi santrinya. KH. Nur Hasyim sendiri wafat pada tanggal 26 Desember 1994.

“Ada 500 peserta dalam kirab damar kurung tahun ini. Warga begitu antusias menampilkan maskotnya masing-masing,” ungkap Ja’far.

Banyak nilai-nilai keagamaan termanifestasi dalam bentuk Damar Kurung, seperti damar kurung berbentuk bintang yang 5 merupakan simbol dari rukun Islam. Bentuk bintang 6 merupakan simbol dari rukun iman. Damar Kurung berbentuk kotak merupakan simbol sahabat nabi. Sedangkan warna kertas merah, hijau, kuning, putih bentuk keragaman masyarakat.

Olif, salah satu penonton, mengaku senang bisa menyaksikan kirab damar kurung. “Bentuknya bagus-bagus. Jadi, senang lihatnya,” ujar siswi kelas 2 SD ini. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *