Petugas Coklit Ujungpangkah Kenakan Pakaian Adat Jawa Timuran. Ini Tujuannya

Gresiknews.co – Zakiyatin berjalan dari satu rumah ke rumah. Pakaian adat Jawa Timur yang dikenakannya menjadi daya tarik setiap warga yang didatangi rumahnya.

Begitu pintu rumah warga di buka, Petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik ini melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

“Permisi Pak. Saya mohon izin untuk Coklit data njenengan. Bisa lihat KTP atau kartu keluarganya,” kata Zakiyatin pada warga Desa Pangkahkulon, Sabtu (20/1/2018).

Sebanyak 14 PPDP di Kecamatan Ujungpangkah serempak memakai pakaian kaos putih garis-garis merah dengan setelan baju hitam dan celana hitam khas pemain reog Ponorogo. Untuk atasan, petugas laki-laki memakai ikat kepala udeng timuran khas Jawa Timur. Sedangkan petugas perempuan memakai kerudung warna hitam.

Setiap kali usai melakukan coklit. Para petugas akan memasang stiker di kaca depan rumah tanda sudah dilakukan pendataan.

Salah satu warga Desa Pangkahkulon Kecamatan Ujungpangkah, Hayan Hadi (53) menyatakan, petugas PPDB yang memakai pakaian adat ini unik.

“Tadi sempat kaget. Saya kira ada kegiatan budaya. Baru kali ini petugas coklit pakai pakaian adat,” ujar Hayan kepada Gresiknews.co.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ujungpangkah, Abdullah Hanif (43) menjelaskan, pemakaian pakaian tradisional adat Jawa dalam coklit serentak se-Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memilih serta menarik masyarakat dalam menyemarakkan proses coklit.

“Kami ingin menarik simpati warga. Selain coklit, PPDP kenakan pakaian Adat Jawa ini guna mengurangi golput dalam Pilgub Jatim nanti,” jelas Hanif didampingi Irfan Effedy, Ketua panitia pemungutan suara (PPS) Desa Pangkahkulon.

Hanif berharap, para petugas dapat bekerja secara profesional sehingga DPT untuk Pilgub Jatim di Kecamatan Ujungpangkah bisa valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini masih proses awal untuk menentukan DPT di Pilgub Jatim. Kami harap petugas sejumlah 101 orang ini bisa bekerja secara profesional,” tandasnya. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *