Agus Junaidi Lantik PAC GP Ansor Sidayu, Ribuan Jamaah Shalawat Hadir

Gresiknews.co – Ketua PC GP Ansor Kabupaten Gresik, Agus Junaidi Hamzah melantik Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Sidayu massa khidmat 2019-2021 di Alun-alun Sidayu, Minggu (15/9/2019) malam.

Tampak hadir dalam pelantikan ini Ketua MWC NU Sidayu Sholihun Hadi, Camat Sidayu Nuryadi, Batituud Koramil 0817/12 Sidayu Peltu Teguh Arif, perwakilan Polsek Sidayu, anggota DPRD Gresik Muh. Syahrul Munir, Sekjen PC GP Ansor Gresik Ashadi Ikhsan dan ribuan warga.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Gresik, Agus Junaidi Hamzah menyatakan, pelantikan ini menjadi awal dari para pengurus menggerakan roda organisasi. “Setelah pelantikan semua sudah menjadi tanggungjawab kalian,” katanya.

Junaid berpesan, agar para pengurus menjalin sinergitas dengan MWC NU dan Muspika Sidayu. Menurutnya, semua pengurus harus menjadi benteng ulama.

“Jangan sampai kita anak muda jauh dari kiai. Lebih-lebih di Sidayu sebagai salah satu basis pondok pesatren,” ujarnya.

Senada, Camat Sidayu, Nuryadi mengapresiasi atas pelantikan pengurus Ansor dengan mengadakan shalawatan bersama. “Baru kali ini pelantikan Ansor paling meriah dan besar,” ucapnya.

Sementara, Ketua PAC GP Ansor Sidayu, Muhammad Faisol mengaku berterimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu pelaksanaan pelantikan. “Kami akan segera melakulan rapat kerja. Mohon bimbingan kepada semua pihak,” ujarnya.

Pelantikan PAC GP Ansor Sidayu dimeriahkan Shalawat Habib Haidar AlHaddad dari Surabaya. (Khanif/m1)

One thought on “Agus Junaidi Lantik PAC GP Ansor Sidayu, Ribuan Jamaah Shalawat Hadir

  • September 16, 2019 at 12:43 am
    Permalink

    Tapi ada yg perlu kita benahi bersama ttg fasilitas dan kenyamanan jamaah sholawat yg hadir lebih lebih untuk kaum hawa, diantaranya adalah tidak adanya alas untuk duduk untuk para jama’ah yg ikut hadir dan ikut bersholawat , kurang sedikit sigap nya panitia dalam menertibkan para jama’ah yg berdiri dan membawa bendera (seharusnya dengan cara membaur dengan jamaah khususnya yg terindikasi berjoget ,secara otomatis bisa dikendalikan dengan baik . dengan cara mengingat kan dan mencegah agar tidak berjoget.yg terakhir alangkah syahdunya dan khidmat kalau mahalul qiyam untuk tidak di iringi music cukup lantunan sholawat saja , karena posisi berdiri dan di iringi music walaupun itu bass terbang saja dan darbuka otomatis keinginan berjoget lebih besar ( saya sendiri tadi sempat mengingatkan kepada jama’ah yg joget ketika mahalul qiyam ) terima kasih dan mohon maaf.salam dari saya CakMet badute wong gresik.tiada hari tanpa sholawat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *