Akses Masuk Kampus Ditutup, Fakultas Vokasi Unair di Gresik Berencana ‘Boyong’

Gresiknews.co – Penutupan akses jalan masuk ke Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) Gresik, di Jalan Dr. Wahidin SH, Kebomas, akibat proyek trotoar dan dranaise Pemkab Gresik menjadikan pihak kampus yang berpusat di Surabaya itu berang.

Tak hanya terbatasnya akses masuk, proses belajar mengajar mahasiswa program studi (Prodi) D3 Keperawatan itu juga terhambat. Pasalnya, tiap kali hujan selalu terjadi banjir. Ini dikarenakan tak tersedianya lubang pembuangan sehingga air tak bisa masuk ke box culvert. Sehingga genangan air yang masuk ke ruang kelas dan halaman kampus.

Fakultas Vokasi Unair di Gresik dulunya adalah Fakultas Akper Kabupaten Gresik. Namun kemudian Bupati Sambari dan Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih menandatangani naskah perjanjian kerja sama (MoU) untuk peralihan pengelolaan dan statusnya pada tahun 2018.

Dekan Fakultas Vokasi Unair Prof. Dr. Widi Hidayat mengatakan, jika penutupan pagar masuk ke Fakultas Vokasi Unair di Gresik tetap tak diizinkan dibuka dan pohon tak dibongkar, maka pihaknya berencana memindahkan kampus ke Lamongan

“Itu opsi terakhir. Kami masih lihat perkembangan,” kata Widi, seusai Rapat Kerja dengan Pimpinan DPRD Gresik, Komisi III, Komisi IV dan OPD terkait, Kamis (7/2/2019).

Saat ini, kata Widi, Fakultas Vokasi Unair di Gresik sedang mempersiapan akreditasi. Pihak kampus pun menargetkan memperoleh akreditasi A. Tentu banyak syarat yang harus segera dipenuhi.

“Kalau nanti Fakultas kami ini tak ada akses masuk, sudah dipastikan kami tak lolos akreditasi,” keluhnya.

Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim menegaskan, adanya Fakultas Vokasi Unair di Gresik sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Kota Pudak.

Politikus Partai Golkar itu menambahkan, ada beberapa rekomendasi yang nanti akan segera disampaikan ke Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

“Salah satu hasil rekomendasinya adalah dengan meminta pemkab memberikan akses ke kampus. Tentu segera diagenda silaturahmi ke Bupati dengan mengajak pihak Unair,” tutur Nurhamim. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *