Banjir Luapan Bengawan Solo Rendam Puluhan Rumah di Bungah

Gresiknews.co – Banjir masih mengenangi 3 Kecamatan di Kabupaten Gresik, seperti Kecamatan Cerme, Bungah dan Dukun.

“Banjir sudah masuk rumah saya sejak kemarin (sabtu) pagi. Ini hari kedua,” tutur Nur Khasanah, warga Dusun Kaliwot Desa/Kecamatan Bungah, Minggu (25/2/2018).

Banjir luapan air Bengawan Solo tingginya sekitar 50 cm tersebut sudah merendam puluhun rumah warga di Desa Bungah. Salah satunya Khasanah. Meski begitu, ia enggan mengungsi.

“Saya sekeluarga tidurnya tetap di rumah. Ranjang tidur saya beri tambahan bata di bawahnya agar tidak terendam banjir,” jelasnya.

Baca Juga: Bengawan Solo Meluap, Ratusan Buruh Pabrik Terpaksa Bolos Kerja

Tidak banyak aktifitas yang bisa dilakukan Khasanah. Ia bersama Suami dan anaknya hanya duduk-duduk di atas dipan/amben kayu yang ada di depan rumah serta menaruh barang-barang di tempat yang tinggi.

“Aktifitas kami terganggu. Apalagi punya anak kecil. Jadinya jagain terus,” keluh Khasanah.

“Semoga segera ada bantuan dari pemerintah dan airnya cepat surut,” imbuhnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, di Kecamatan Cerme banjir diakibatan luapan air Kali Lamong ini merendam Desa Iker-iker dan Puskesmas Dadapkuning setinggi 5-20 cm.

Baca Juga: Gus Ipul Janjikan Program Prioritas Penanganan Banjir Kali Lamong

Di Kecamatan Bungah banjir berasal dari luapan sungai Bengawan Solo ini merendam 4 dusun di Desa Bungah, yakni Dusun Bungah, Dusun Kaliwot, Dusun Nongkokerep dan Dusun Karangpoh dengan tinggi 10-50 cm.

Sedangkan di Kecamatan Dukun banjir berasal dari luapan sungai Bengawan Solo merendam Desa Dukunanyar, Desa Bangeran, Desa Bulangan, Desa Bulangan, Desa Tiremenggal, Dusun Dukuh setinggi 10-45 cm. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*