Banjir Luapan Kali Lamong di Gresik Kini Berangsur Surut

Gresiknews.co – Banjir akibat luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik kini sudah mulai berangsur-angsur surut. Jika sebelumnya ada 6 kecamatan yang terendam banjir, kini tinggal 4 kecamatan.

Banjir yang sudah berlangsung sejak satu minggu tersebut, juga membuat 4 warga meninggal dunia, yakni dua warga Kecamatan Balongpanggang:  Putra Bhima Yudha (14), pelajar SMP asal Dusun Pulorejo Desa Pucung dan Afandi (27), warga Desa Kedungpring.

Serta dua warga Kecamatan Gresik: Bagus Akbar Pratama (17), warga Kelurahan Kramat Inggil dan Nuri (21), warga Kelurahan Kramat Inggil.

“Kecamatan Menganti, Kecamatan Kedamean dan Kecamatan Cerme masih banjir dan satu desa di Kecamatan Duduksampeyan,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito, Senin (6/5/2019).

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Gresik pukul 15.00 WIB. Saat ini di Kecamatan Cerme yang masih terdampak banjir ada 18 Desa, Kecamatan Kedamean 1 desa, Kecamatan Menganti 1 desa, tepatnya di Desa Boboh dan Kecamatan Duduksampeyan ada 1 desa, tepatnya di Desa Watang Rejo.

Kebanyakan air mengenangi jalan desa dan wilayah persawahan serta tambak ikan.

“Untuk di Desa Tambak Beras Cerme ketinggian air masih 60 sentimeter,” ujar Tarso.

Pantauan Gresiknews.co, tampak kesibukan masyakat dari berbagai elemen yang memberikan bantuan makanan dan minuman ke warga Desa Tambak Beras, dengan menggunakan perahu karet.(Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *