Bank Sampah Meduran Bersatu, Ubah Sampah Jadi Uang

Gresiknews.co – Tak seperti biasanya sampah dianggap masalah, di tangan ibu-ibu kreatif sampah ini justru bisa menjadi uang yang jumlahnya tak sedikit.

Inilah yang dirasakan oleh ibu-ibu PKK di Desa Meduran Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, melalui program Bank Sampah Meduran Bersatu mereka mengolah berbagai macam sampah, seperti dari sampah bekas air minum kemasan, kardus, sampah plastik, hingga rongsokan memiliki nilai ekonomis.

Bukan hanya soal nilai ekonomis saja, pengumpulan sampah ini menjadi upaya untuk menanamkan rasa kepedulian lingkungan bagi warga.

Sebelumnya, warga juga telah dibekali ilmu untuk memilah dan memisahkan jenis sampah.

Dengan mengendarai motor gerobak sampah, pengelola Bank Sampah Meduran Bersatu, mengumpulkan sampah dari nasabah yang merupakan warga serta anggota PKK setempat.

Salah satu warga yang juga nasabah bank sampah, Winarni Kusumah mengaku, adanya program ini sangat membantu masyarakat.

“Lingkungan kelihatan hijau karena tidak ada sampah. Dengan menyetorkan sampah uang kita terus bertambah,” kata Winarni, Selasa (16/1/2018).

Selama lima tahun berjalan, omset usaha Bank Sampah Meduran Bersatu telah mencapai Rp 150 juta per bulan. Warga pun bisa menikmati hasilnya melalui koperasi simpan pinjam.

Uang hasil penjualan sampah digunakan untuk berbagai keperluan kelompok PKK, diantaranya, simpan pinjam, perawatan kebersihan taman, pengadaan tong sampah dan dana sosial lainnya. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*