Begini Upaya Pemdes Randuboto Tingkatkan Ekonomi Warga

Gresiknews.co – Pemerintah desa (Pemdes) Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik terus melakukan inovasi dan meningkatkan ekonomi warganya. Salah satunya lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Adanya wisata perahu yang di desain seperti Kapal Pesiar berdampak positif terhadap perenomian warga, karena terserapnya tenaga kerja lokal dan bertumbuhnya Usaha Kecil Menengah (UKM) disekitar lokasi wisata, seiring bertambahnya pengunjung.

“Alhamdulillah pendapatan kita meningkat sejak ada wisata yang baru ini,” ujar Nur Ida, salah satu penjual aneka makanan di sekitar lokasi, Sabtu (8/9/2018).

Hal senada juga diungkapkan penjual lain, Muarifah Rohim (46). Perempuan ini mengaku pendapatannya meningkat dua kali lipat saat hari libur. “Wisata ini ramainya,hari jumat, sabtu, minggu, pendapatanku bisa dua kali lipat. Sehari bisa sampai 1 juta mas,” kata Muarifah.

Sementara itu, Kepala Desa Randuboto Andi Sulandra, saat ditemui menjelaskan, tujuan awal membangun wisata ini memang meningkatkan geliat perekonomian warga.”Di sekitar wisata ada 25 stand UKM, baik dikelola Bumdes maupun milik pribadi,” ujarnya.

Selain berdampak positif pada perekonomian, Andi Sulandra juga mengatakan, Wisata yang memanjakan pengunjung keliling aliran hulu sungai ini menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Desa (PADes) serta membuat warga ramah lingkungan, karena sebelum ada wisata, tempat ini banyak sampah-sampah berserakan.

Kedepannya, Lanjut Andi, Pemdesnya akan membuat wisata baru yakni membuat wisata kolam pancing dan sentral kuliner produk asli Desa. “Sekarang ini Bumdes kita ada sekitar 5 Unit usaha. Ada Gapoktan, PDAM, TPI,Pasar, Wisata Perahu, Tambangan (Jasa Penyeberangan menggunakan perahu-red),” pungkasnya

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Kholib ikut angkat bicara. Pertama Ia meminta Pemkab Gresik memberikan atensi terhadap perkembangan wisata Desa Randuboto.

“Pengembangan Wisata di Desa Randuboto harus ditopang Pemerintah Daerah, meski saya tidak pernah datang kesana tapi saya yakin tempat itu nanti bisa menjadi andalan Destinasi Wisata di Gresik,” ujarnya.

Kedua Lanjut, Nur Kholib, Pemdes Randuboto, harus melibatkan semua elemen masyarakat, bergotong royong membesarkannya.” Semua elemen perangkat, BPBD, Pemuda, Ibu-ibu, kompak bersama-sama menyatukan persepsi,” tambahnya.

Pria yang dikenal pejuang Desa mandiri ini juga menambahkan, bila Pemdes Randuboto terkendala teknis seperti peningkatan menejemen maupun, kurangnya anggaran, mereka (Pemdes Randuboto-red) bisa menggandeng pihak ketiga. “Jika ada kendala teknis, mereka bisa kerjasama dengan pihak ketiga,” pungkasnya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *