Berkat Aplikasi Wisefx, Guru di Gresik ini Raih 2,5 Juta Tiap 15 Hari

Gresiknews.co – Wabah pandemi Covid-19 berdampak pada segala lini. Tak terkecuali pada profesi guru. Mereka tak bisa mengajar dan hanya work from home (WFH).

Kondisi seperti ini membuat banyak guru mengalami kesulitan ekonomi. Tak kecuali bagi Khusnul Khotimah, Beruntung guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahrul Ulum Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik ikut komunitas Wisefx yang bergerak pada trading valas.

“Awalnya modal saya dari dana sertikasi yang dikumpulkan hingga Rp 25 Juta. Sekarang, setiap bulan rata-rata laba 5 juta rupiah,” ungkap perempuan 41 tahun ini, Sabtu (19/9).

Dari pendapatan tersebut, Khusnul sangat bersyukur, sebab selama Covid-19 kegiatan belajar mengajar di lakukan di rumah. Dampak positifnya, bisa menambah biaya kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, dengan gaji dari Aplikasi Wisefx bisa lebih semangat untuk kegiatan belajar mengajar,” akunya.

Sementara itu, Rachmad Rofik atau yang akrab disapa Gus Fik pendiri dan penasehat Komunitas Wirausaha 4.0 Gresik, dan Gresikbaik, mengatakan aplikasi Wisefx ini benar-benar membantu para guru dalam meningkatkan ekonomi disaat pandemi covid-19.

Dari ratusan anggota, total profit kurang lebih sudah mencapai 10 juta dollar dalam kurun waktu dua tahun.

“Dari hasil aset digital berkemampuan AI ini, keuntungan rata-rata ada yang sampai Rp 5 Juta per bulan, tergantung fluktuasi pasar,” jelas Gus Fik.

Selain para guru di Sekapuk dan di Lamongan, menurut Gus Fik, sistem ini juga dapat mengedukasi para pemuda desa yang masih belum mempunyai pekerjaan tetap. Mereka bisa mendapatkan laba dari bisnis valuta asing ini.

Hal ini lantaran sistem Wisefx cukup mudah, tidak perlu ijazah, tidak perlu lokasi usaha dan tanpa perlu membayar karyawan usaha. Apalagi mampu berjalan otomatis di server Singapura 24 jam tanpa jeda.

“Aplikasi ini adalah salah satu solusi ekonomi. Pengguna aplikasi juga diedukasi untuk bisa memiliki karakter juara dengan menempa kesabaran, dalam menjalani bisnis digital ini agar mampu berdiri di kaki mereka sendiri dalam hal menghasilkan pendapatan, ” imbuhnya.

Gus Fik berharap, aplikasi ini bisa menjadi solusi dalam peningkatan ekonomi ditengah pandemi. Ia juga bersedia membagikan aplikasi ini secara gratis bagi warga yang membutuhkan.

“Inilah salah satu wujud upaya dan karya saya dalam membantu pembangunan SDM yang dicanangkan pemerintah,” pungkasnya. (fbr/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *