Berobat Lebih Nyaman Dengan Rujukan Online

Gresiknews.co, – Dalam memberikan pelayanan prima kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi untuk mempermudah peserta. Salah satu inovasi teranyar dari BPJS Kesehatan adalah rujukan online yang telah diimplementasikan sejak Agustus lalu.

Ditemui di kantornya, Senin (17/09),  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik Galih Anjungsari mengatakan rujukan online dilakukan agar peserta JKN-KIS dapat lebih efektif saat dirujuk dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Dengan rujukan online antrian di rumah sakit dapat diurai, sehingga peserta tidak harus mengantri terlalu lama saat di rumah sakit,” jelas Galih.

Manfaat dari penerapan sitem terbaru (rujukan online) yang dikeluar oleh BPJS Kesehatan juga dirasakan oleh Nur Hadi yang merupakan peserta aktif JKN-KIS.

Menurut bapak satu anak tersebut, rujukan online sangat membantu dirinya saat berobat. Dirinya tidak perlu lagi untuk membawa berkas rujukan karena sudah masuk dalam sistem komputer.

“Kalau membawa berkas yang banyak kan kurang nyaman yah, sekarang bisa lebih nyaman karena cuma tiggal membawa kartu saat datang ke rumah sakit,” kata pria yang sehari hari berjualan makanan ringan tersebut.

Dirinya juga mengutarakan keyakinannya kepada BPJS Kesehatan. Menurutnya setiap kebijakan atau inovasi baru yg dilakukan BPJS Kesehatan pasti bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pesertanya.

“BPJS Kesehatan pasti selalu memperhatikan pesertanya, terbukti selama ini saya sangat merasakan manfaat hadirnya BPJS Kesehatan,” tambah pria yang telah menjadi peserta JKN-KIS sejak 2014.

Di akhir pertemuan, Nur Hadi pun mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena menurutnya kehadiran JKN-KIS tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat dan juga dirinya. Ia menurutkan pekerjaannya saat ini pasti tidak akan dapat membiayai pengobatannya yang mengharuskan dirinya melakukan cuci darah rutin di rumah sakit.

“Dulu saya harus menjual barang-barang di rumah agar memili uang untuk berobat, saat ini saya hanya butuh membawa kartu JKN-KIS”,” tutup pria asal Gresik tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *