Berpeluang Jadi Anggota DPRD Gresik, Caleg Ini Justru Ditahan

Gresiknews.co – Calon Legislatif (Caleg) DPRD Gresik terpilih dari Partai Nasdem H. Mahmud, Selasa (7/5) sore dijebloskan di Rutan Kelas II B Gresik, usai diduga tersandung kasus jual beli tanah.

Kasus tersebut bermula ketika H. Mahmud yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, diduga menjual tanah seluas 1,3 Hektare milik Ainul Hadi kepada PT. BSB, yang kemudian dijual ke AKR Land.

Humas Kejari Gresik, R. Bayu Probo Sutopo mengatakan, penahanan dilakukan seusai pihaknya menerima pelimpahan berita acara pemeriksaan (BAP) tahap II dari Polda Jatim.

“Kita telah menerima limpahan tersangka penipuan dan penggelapan tahap II dari Polda Jatim atas nama Mahmud, salah satu caleg terpilih dari Partai Nasdem Gresik,” ujar Bayu, Kamis (9/5/2019).

Dirinya menjelaskan, saat diperiksa di Polda Jatim, Mahmud tidak ditahan. Namun ketika sudah pelimpahan tersangka langsung ditahan oleh jaksa penuntut umum karena beberapa pertimbangan.

“Saat pemeriksaan di Polda, tersangka tidak ditahan. Kita menahan untuk mempercepat proses pemeriksaan dipersidangan nantinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Bayu, kejaksaan belum bisa menjelaskan secara materiil total kerugian akibat perbuatan Mahmud.

“Kita tidak bisa menjelaskan secara materiil, kejaksaan hanya menjelaskan secara formil saja. Pada persidangan nanti akan ada lima JPU, dua dari Kejati dan tiga dari Kejari Gresik,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Mahmud merupakan Caleg dari Partai Nasdem daerah pemilihan (Dapil) VIII (Manyar, Bungah dan Sidayu) dengan peraih suara terbanyak di partainya dan dipastikan mendapat satu kursi di DPRD Gresik. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *