Camat Duduk Sampean Diperiksa Kejari Gresik, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Anggaran

Gresiknews.co,- Camat Duduk Sampean Kabupaten Gresik Jawa Timur, Suropadi, terpaksa memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Gresik, Kamis (16/01/2020). Kedatangan camat yang suka “nyawer” ini untuk menjalani pemeriksaan pihak penyidik terkait penggunaan angaran tahun 2017 sampai 2019. Suropadi, di duga melakukan penyalahgunaan dana di instansi yang dipimpinnya.

Menggunakan baju batik lengan panjang, camat yang sudah 3 tahun menjabat itu datang ke kantor Kejari Gresik, sekitar pukul 09.00 WIB.
Dengan kepala tertunduk langsung masuk ke ruang Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Gresik.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik, Dimas Adji Wibowo saat di konfimasi melalui seluler membenarkan bahwa hari ini penyidik telah memanggil Camat Duduk Sampean untuk dimintai keterangan.

“Perkara ini masih dalam penyelidikan, tim penyidik masih meminta data dan keterangan terkait dugaan pemotongan pengelolahan keuangan untuk tahun anggaran 2017, 2018, 2019,” tegas Kasi Pidsus.

Sejauh ini, perkara yang menimpa Suropadi masih dalam tahap penyelidikan oleh Pidsus. Sedang untuk melengkapi berkas yang dibutuhkan, Penyidik masih terus menggali data-data penunjang dan memanggil sejumlah saksi yang terkait untuk dimintai keterangan.

Senada, Kasi Intel Kejari Gresik, Bayu Probo Sutopo, mengungkapkan bahwa
ihwal pemanggilan Suropadi tidak lain terkait pengolahan anggaran di Kecamatan Duduksampean, Gresik.

Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pemotongan. Sudah beberapa orang dimintai keterangan. Diantaranya, kasi perencanaan pemerintahan Kecamatan dan juga bendaharanya.

“Camat Duduksampean (Suropadi) sudah dua kalinya dimintai keterangan dan hari ini selain dimintai keterangan juga diminta untuk membawa data-data yang diperlukan Pidsus, jadi sudah tiga kali dipanggil,” pungkas Bayu. (ik/im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *