Dana Desa Tahap 3 di Gresik Belum Cair, Pembangunan Terbengkalai

Gresiknews.co – Sejumlah pekerjaan pembangunan infrastruktur desa di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur terbengkalai lantaran keterlambatan pencairan dana desa tahap tiga. Pihak desa berharap dana segera dicairkan.

Anggota DPRD Kab. Gresik Muhammad Zaifuddin mengatakan, banyak kepala desa yang telah melengkapi dan mengirimkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahap 1 dan 2 tahun ini. Seharusnya, sesuai jadwal, dana desa tahap 3 cair pada bulan Oktober Namun hingga Desember akhir, dana belum juga turun.

Keterlambatan pencairan dana tersebut, menurut Udin Kader Muda Partai Gerindra, akan berdampak pada pelaporan penggunaan dana berikutnya yang harus segera disetor untuk kepentingan pencairan dana desa di tahun depan. Serta program yang harus terburu-buru dijalankan untuk memenuhi laporan agar tepat waktu.

“Kalau mepet turunnya, kita harus kejar-kejaran dengan program dan laporan. Tapi mau bagaimana lagi, semoga Ada solusi dan kerjasama yg baik antara semua pihak supaya dana tahap 3 ini dapat terealisasi tanpa menyisahkan masalah,” ujarnya (Kamis, 26/12/2019)

Dana desa tahap tiga ini sedianya akan digunakan untuk pembangunan Infrastuktur Desa, melanjutkan pekerjaan tahap 1 dan 2. Total, masih ada sekitar berapa persen yang harus diselesaikan dan terpaksa harus berhenti karena dana belum cair. Dana tahap 3 juga akan digunakan untuk keperluan pemberdayaan.

“Banyak Kepala Desa tidak berani ambil risiko melanjutkan pengerjaan infrastruktur dengan cara pinjam dana dulu atau berhutang material. Soalnya suplier belum tentu mau,” ungkapnya.

Tahun 2019, Desa telah menerima dana desa Sebanyak 60% telah dicairkan pada tahap 1 dan 2. Sisa 40% baru akan dicairkan pada tahap 3 ini. Sebagian besar dana digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan.

Menurut salah satu Kepala desa yang enggan disebut namanya, Pagu DD pada 2019 sebesar 828.694.000. Pada pencairan DD tahap pertama sebesar Rp. 165.738.800 dan pencairan tahap kedua Sebesar Rp. 331.477.600. Seharusnya tahap ketiga cair pada bulan Oktober 2019, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda pencairan dari pemerintah.

“Kalaupun Dananya cair, bulannya sudah habis. Sementara kami butuh waktu untuk mencari pekerja sebab pekerjanya tidak boleh pemborong, harus memberdayakan masyarakat, khususnya yang miskin. Inilah dilema kami. Kalau dipakai, nanti penyelesaiannya tidak bisa tepat waktu. Kalau gak dipakai, kita butuh infrastuktur” keluhnya

One thought on “Dana Desa Tahap 3 di Gresik Belum Cair, Pembangunan Terbengkalai

  • Desember 26, 2019 at 9:18 pm
    Permalink

    Luar biasa kader muda ini…
    Terus kawal dana desa supaya pembangunan desa tdk terbengkalai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *