Demo DPRD Gresik, LSM Forkot Bagikan Bakpao dan Celana Dalam

Gresiknews.co – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Kota (Forkot) Gresik membagikan ratusan bakpao kepada anggota DPRD Gresik dan penguna jalan.

Aksi demo yang dilakukan puluhan anggota Forkot tersebut sebagai bentuk penolakan adanya anggaran dana jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) dan kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Gresik.

“Tidak perlu ada Jasmas dan Kunker, karena tidak direalisasikan dengan benar,” ujar Ketua LSM Forkot Gresik, Kharis S. Faqih, saat berorasi di depan DPRD Gresik, Senin (2/9/2019).

Bakpao, kata Kharis, merupakan simbol bahwa Jasmas dan Kunker itu enak. “Tapi tidak memiliki efek apapun. Kurang berdampak bagi kesejahteraan ekonomi maupun pendidikan masyarakat Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Tak hanya membagikan bakpao, setelah berorasi mereka juga menyerahkan celana dalam kepada Anggota DPRD Gresik, Jumanto.

“Kami harapkan anggota DPRD Gresik baru memiliki semangat agar punya malu, tidak mementingkan perut dan kemauannya sendiri. Tetapi memikirkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” harap Kharis.

Sementara salah satu Anggota DPRD Gresik, Jumanto, usai menemui perwakilan pendemo menyatakan akan menyampaikan tuntutan dari LSM Forkot kepada pimpinan DPRD Gresik.

Dirinya menegaskan, DPRD Gresik selalu peduli masyarakat dan Jasmas sebenarnya itu tidak ada. “Yang ada hanyalah pokok-pokok pikiran anggota dewan yang dituangkan pada APBD,” kata politisi dari PDI P ini.

Terkait pemberian bakpao, bagi Jumanto, ini adalah simbol kepedulian masyarakat kepada anggota dewannya agar bekerja keras.

“Jadi kalau masyarakat makmur, anggota dewan makmur. Kalau masyarakat menderita anggota dewan juga ikut menderita,” pungkasnya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *