Demokrat Gresik Harapkan Relawan Khofifah Emil Gandeng Komunitas-komunitas

Gresiknews.co – Pengurus DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Gresik mengharap Relawan Khofifah – Emil Gresik bisa menggandeng komunitas-komunitas yang ada di Gresik. Baik komunitas motor, mobil maupun media sosial.

“Pegiat komunitas biasanya anak muda. Jadi, bila kita mampu menggandeng mereka tentu target suara bisa dicapai,” ujar Syaiful Fuad, Ketua BPOKK (badan pembinaan organisasi kaderisasi dan keanggotaan) PD Gresik, kepada puluhan Relawan Khofifah Emil di Komplek Ruko Green Garden Blok A 1 No 14 Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas, Gresik, Jum’at (23/2/2018).

Pria yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Gresik ini menganggap peranan anak muda sangatlah penting dalam meraih 70 persen suara di Kabupaten Gresik. Ia mencontohkan, selama ini PD telah memiliki sayap partai bernama Muda Mudi Partai Demokrat yang sangat efektif membantu kegiatan partai.

“Target 70 persen suara itu realistis. Selagi kita mau bergerak bersama,” tegas Syaiful Fuad, didampingi Wakil Bendahara PD Entis Sutisna.

Senada, Ketua DPC Partai Demokrat Gresik Edy Santoso, menyatakan, dalam memenangkan pasangan nomor 1, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak di Pilgub Jatim 2018 dibutuhkan sinergitas antara partai dan para relawan. Oleh sebab itu, dirinya menyambut baik kedatangan Relawan Khofifah-Emil di kantor partainya.

“Saya senang teman-teman relawan berkunjung ke DPC Partai Demokrat. Sebab kita semua memiliki tujuan yang sama, yakni memenangkan Khofifah-Emil,” kata Edy Santoso.

Edy Santoso juga mewanti-wanti para pengurusnya agar tidak membelot ke pasangan lain. “Kalau ada yang membelot langsung kami pecat. Karena itu sesuai AD/ART partai,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Khofifah-Emil Gresik Fauzi, mengaku, bahwa komunikasi yang dilakukan dengan partai-partai di Kabupaten Gresik bertujuan untuk menyamakan persepsi.

“Jika sudah sama persepsinya kan enak. Tidak ada tumpang tindih,” ucap Fauzi didampingi Ahmad Yani.

“Kami juga ingin menjadi penghubung antar partai. Sebelum nantinya ada tim pemenangan bersama yang dibentuk oleh partai-partai,” imbuhnya. (khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *