Dengan OSS, Maksimalkan Kepesertaan JKN – KIS

Gresiknews.co, – Guna memaksimalkan pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN –KIS), BPJS Kesehatan Cabang Gresik bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Gresik dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik menggelar sosialisasi Sistem Pelayanan Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission / OSS), di Gresik, Selasa (30/10).

Dijelaskan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Galih Anjungsari, bahwa dengan adanya OSS seluruh perusahaan yang melakukan pengurusan izin serta merta juga harus mendaftarkan pekerja kedalam program JKN – KIS. Hal tersebut dikarenakan kepeserta JKN–KIS yang dikelola BPJS Kesehatan menjadi salah satu syarat dalam OSS.

“Salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam pengurusaan izin melalui OSS adalah pendaftaran pekerja ke program JKN – KIS, dengan demikian kami bisa memaksimalkan kepesertaan JKN–KIS dari segmen Peserta Penerima Upah (PPU)”, uncap wanita yang telah menjadi Kepala BPJS Kesehatan Gresik sejak tahun 2016 tersebut saat melakukan sosialisasi di depan anggota APINDO Gresik.

“Sesuai PP No.24 Tahun 2018 tentang Perizinan Berusaha yang dilaksanakan melalui OSS membutuhkan bukti kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat dalam pengurusan perijinan usaha,” tambah Galih.

Setali tiga uang dengan Galih, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Usaha, Perizinan Tertentu dan Non Perizinan DPMPTSP Kabupaten Gresik Bambang Irianto mengatakan bahwa dengan adanya OSS pelaku usaha tidak dapat lagi berkelit untuk pendaftaran BPJS.

“Semua datanya kan tertera, jadi sudah tidak bisa lagi (berkelit)”, kata Bambang.

Sementara itu, Ketua Satu Apindo Gresik Kisno mengapresiasi kegiatan sosialisasi OSS tersebut, menurutnya sosialisasi OSS sangat bermanfaat bagi para perusahaan.

“Kita jadi tau informasi terbaru sehingga akan memudahkan perusahaan untuk melakukan upgrade laporan dan sebagainya”, kata Kisno.

Menurutnya juga kegiatan seperti ini merupakan bentuk sinergi yang baik yang ditunjukan oleh BPJS Kesehatan sehingga dirinya mengharapkan hal yang baik tersebut dapat terus berlanjut untuk kebaikan program JKN-KIS.

“Dengan sinergi dapat memudahkan semuanya, sehingga BPJS Kesehatan mudah berkomunikasi dengan APINDO dan juga sebaliknya”, tambah Kisno. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *