Diduga Dibunuh, Pemuda di Menganti Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala

Gresiknews.co – Andri (22) warga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Senin (11/3/2019) pagi, ditemukan tewas dengan kondisi luka memar di kepala bagian belakang dan mata sebelah kiri serta hidung mengeluarkan darah.

Mayat Andri pertama kali ditemukan oleh Eva (37), tetangga korban, sekitar Pukul 07.10 Wib. Awalnya, Eva dikirimi pesan melalui Whatsapp oleh ibu korban, Yani (48), untuk mengecek kondisi anaknya yang tidak bisa dihubungi.

Saat memasuki rumah korban, Eva melihat korban yang mengenakan celana hitam dan baju abu-abu tampak terbujur kaku di lantai kamar dengan mulut penuh darah, yang awalnya dikira kopi. Ia pun keluar rumah dan memanggil Saipul (36) dilaporkan ke Polsek Menganti.

Kapolsek Menganti AKP Ramadhan Nasution menyatakan, masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban, karena masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.

“Ada darah di hidung. Masih kami selidiki. Korban ditemukan tergeletak dengan kabel cas beserta dosbok hp disampingnya,” ujar Ramadhan.

Berdasarkan informasi dari ibu korban, kata Ramadhan, mereka terakhir berkomunikasi pada Minggu Pukul 01.00 Wib.

“Kemungkinan belum lama meninggal,” ucapnya.

Ibu korban, Yani menjelaskan rumah yang ditempati anaknya ini sehari-hari kosong. Sebab ia dan keluarganya tinggal di Surabaya. Hanya saja, saat hari Sabtu (9/3) korban meminta izin untuk menginap di rumah yang terletak di Dusun Kepatihan RT 1/RW 1, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti.

Ia yang datang ke lokasi kejadian meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang membunuh putra semata wayangnya.

“Saya ingin pelakunya cepat ketemu,” ungkap Yani.

Petugas kepolisian saat ini sudah memasang police line di depan rumah korban dan membawa mayat korban ke RSUD Ibnu Sina. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *