DPRD Gresik Nilai Pengerjaan Revitalisasi Alun-alun Gresik Lambat

Gresiknews.co, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, menganggap pengerjaan revitalisasi Alun-alun Gresik lambat. Padahal proyek tersebut sudah menghabiskan anggaran puluhan miliar.
Untuk diketahui, proyek yang berlangsung sejak 2017 tersebut telah menelan anggaran sebesar Rp 28 miliar.

Dengan rincian pada tahap pertama 2017 disiapkan anggaran Rp 20 miliar. Kemudian pada tahap kedua 2018 kembali disiapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar.
Tahun 2019, pemerintah kembali menyiapkan anggaran Rp 2 miliar. Jika disepakati DPRD, total anggaran yang akan dihabiskan sebanyak Rp 30 Miliar.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Nur Qolib mengatakan, bedasarkan laporan dari komisi III, progres revitalisasi alun-alun itu sangat lambat.

“Oh ya ini berdasarkan laporan teman-teman komisi terhadap progres pengerjaan alun-alun sangat lambat. Saat sidak tenaga kerja yang ada di lapangan sangat sedikit,” katanya, Kamis (5/11/2018).

Hal itu sangat disayangkan, sebab kata Qolib revitalisasi alun-alun adalah proyek besar. Bahkan proyek tersebut sudah menghabiskan puluhan miliar.

Politikus PPP itu pun kaget ketika beberapa waktu lalu Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menganggap pembangunan alun-alun tak sesuai gambar konstruksi. Hal itu dikatakan Bupati saat sidak beberapa minggu yang lalu.

“Ya terkaget saja, kok bisa gak sesuai dengan gambar. Padahal proyek itu kan juga ada pengawasnya. Ada juga konsultan pengawas konsultan perencana,” ungkapnya.

Legislator asal Menganti itu membeberkan, untuk proyek revitalisasi alun-alun Gresik, di APBD 2019 Pemkab meminta penambahan anggaran sebesar Rp 2 Miliar. “Bahkan meminta lagi untuk revitalisasi alun-alun. Proges pembahasan masih dalam tahap pengajuan anggaran di KUA-PPAS 2019,” tandas, Wakil Ketua DPRD Gresik ini mengakhiri. (ika/khanif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *