Gelar Nasi Krawu, Kapolres Gresik Dapat Keluhan Kades Terkait Dana Desa

Gresiknews.co – Guna menyerap aspirasi masyarakat terkait keamanan di Kota Pudak, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menggelar ‘Nasi Krawu’ di Balai Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.

Nasi Krawu merupakan singkatan dari ‘NyAngkruk bareng poliSI untuk KeRukunAn WargakU’. Sebuah program gagasan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Gresik.

Beberapa Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Kebomas yang hadir turut menyampaikan keluhannya. Seperti Kades Sukorejo Fatkhur Rohman. Dirinya bercerita mengenai dana desa yang perlu pendampingan. Sehingga tidak ada persoalan hukum. Tak hanya itu, pendangkalan Kali Lamong juga langsung diceritakan kepada mantan Kapolres Jember itu.

“Pendangkalan Kali Lamong menyebabkan nelayan susah kalau mau melaut,” ungkap Fathur, Rabu (2/10/2019).

Senada, Kades Kembangan Ngadimin juga mengeluhkan mengenai pengelolaan dana desa agar tidak terjerat hukum.

“Kami minta pendampingam Kapolres Gresik untuk pengarahan pengelolaan dana desa,” ucapnya.

Menanggapi persoalan yang disampaikan Kades-kades di Kecamatan Kebomas. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, bahwa sengaja ‘nyangkrung’ bareng Kades, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi lainnya untuk mendapatkan masukan.

“Kami ingin menyerap aspirasi terkait keamanan. Apalagi di Gresik angka pengunaan narkoba dan miras kecil. Mari kita jaga,” terang Kusworo.

Berkenaan dengan dana desa, Kusworo akan menjadwalkan pengarahan. “Kalau bapak (kades) minta untuk pengarahan dana desa nanti akan kita jadwalkan. Intinya jangan takut mengunakan dana desa. Asal tidak untuk memperkaya diri pasti aman,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini juga diisi dengan makan bersama kuliner khas Gresik, yakni nasi krawu. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *