HUT Pemkab Gresik ke 46, Bupati Sambari Resmikan PUDAK Galery

Gresiknews.co-Bupati Gresik Sambari Halim Radianto meresmikan pusat kuliner dan produk unggulan (PUDAK Galery) di Terminal Makam Malik Ibrahim, Jalan Pahlawan.

Peresmian yang bertepatan HUT Pemkab Gresik ke-46 ditandai pemgguntingan pita oleh Ketua TP PKK, Maria Ulfa Sambari dan Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto menandatangani prasasti peresmian PUDAK Galery.

Tampak mendampingi bupati adalah Wakil Bupati Gresik Dr Mohammad Qosim dan Mantan Bupati Gresik KH Robbach Ma’sum. Di kursi undangan tampak hadir anggota Forkopimda beserta masyarakat Gresik.

Bupati Sambari menyatakan, tempat kuliner ini adalah yang paling strategis. Terminal Malik Ibrahim dikunjungi orang mulai dari seluruh Jawa maupun seluruh Indonesia. Bahkan pengunjung luar negeri ada yang berziarah ke Makam Malik Ibrahim.

“Tempat ini potensi dan prospektif, karena banyak penziarah” ungkap Bupati Sambari.

Bupati mengajak undangan berkeliling untuk menyaksikan stand-stand dan mencoba berbagai kuliner.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik Agus Budiono mengatakan bahwa, total ada 34 stand yang menawarkan produk dan kuliner khas Gresik.

“Setiap stand menjajakan produk dan kuliner khas di masing-masing kecamatan di Gresik,” kata Agus.

Bangunan PUDAK Galery Gresik sendiri memiliki tiga lantai. Lantai I diperuntukkan produk unggulan, souvenir dan produk kerajinan khas Gresik. Diantaranya; kain batik, anyaman rotan dan anyaman pelepah pisang, kerajinan dari tikar khas Bawean.

Lantai 2 tempat aneka kuliner khas Gresik. Ada 16 stand yang berkonsep seperti food court yang menjual aneka kuliner terkenal dari 16 kecamatan. Mulai stand Kecamatan Kebomas menjual roti maryam, gule ubus, dan nasi kebuli.

Stand kecamatan Sidayu akan menjual sate laler, Stand Kecamatan Menganti akan menjual bakso kikil, stand Kecamatan Kedamean akan menjual kare kambing slempit, stand Kecamatan Bungah akan menjual sembilang mengare, manyung, bandeng bakar dan seafood. Stand kecamatan Manyar akan menjual sego roomo dan iwak manuk.

Kecamatan Ujungpangkah menjual Kare kepiting dan baby crape, Kecamatan Dukun Botok’an Jendil. Kecamatan Benjeng menjual Penyetan Sambel Jowo, Kecamatan Cerme menjual sate kerrang, Kecamatan Wringinanom menjual tahu lontong, Kecamatan Panceng menjual olahan ikan salem, dan Kecamatan Gresik memboyong Rawon balungan Pak Di yang melegenda.

Untuk lantai 2 tersambung dengan hall 2 lantai. Hall ini bisa digunakan untuk rapat, dan resepsi pernikahan.  Segala fasilitas sudah disiapkan mulai dari listrik yang memadai, pengaturan udara dengan Air Conditioner (AC), toilet parkir yang memadai.

“Kami harap stand-stand yang ada selalu ramai dan membawa dampak ekonomi,” pungkas Agus.(Fbr/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *