Jadi Bacaleg Nasdem Gresik, Abdullah Syafii Masih Ingin Kuasai Ketua Fraksi Gerindra

Gresiknews.co – Pendaftaran salah satu Bacaleg Partai Nasdem Gresik, Abdullah Syafii ke KPUD Gresik pada hari Senin, (16/7/2018) lalu, meninggalkan persoalan.

Pasalnya, Abdullah Syafii masih tercatat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gresik dan belum menyerahkan surat pengunduran dirinya, baik sebagai Anggota Dewan maupun Ketua Fraksi.

Bahkan, Syafii tetap bersikukuh ingin mempertahankan jabatannya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Abdullah Syafii, menanggapi isu pergantian dirinya oleh pengurus DPC Gerindra Gresik. Kabarnya, Syafii akan diganti oleh Abdullah Munir yang juga anggota fraksi Gerindra Gresik.

“Saya dapat kabar kalau jabatan saya (Ketua Fraksi Gerindra) akan diganti oleh Abdullah Munir. Kalau itu dilakukan maka itu sudah melanggar AD/ART partai. Dan tentunya saya akan melakukan perlawanan hukum,” ujar Abdullah Syafii, Rabu (18/7/2018) siang.

Syafii menambahkan, bahwa proses pengunduran dirinya dari partai Gerindra tetap akan dilakukan. Namun, proses itu akan diajukan sebelum batas akhir penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) oleh KPUD Gresik pada 31 Juli 2018.

“Saya diganti tidak masalah, asal sesuai prosedur. Karena saya diangkat sebagai Ketua Fraksi itu ada SK dari DPP Gerindra. Kalau memang dicopot, ya harus ada pencabutan SK terlebih dahulu,” katanya.

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Partai Gerindra Gresik dr Asluchul Alif Maslichan, menjelaskan, bahwa hari ini, Rabu (18/7/2018), dirinya bersama Sekretaris DPC Asikin Hariyanto dan anggota Fraksi Gerindra menggelar rapat fraksi dan memutuskan Abdullah Munir sebagai Ketua Fraksi Gerindra.

“Kan gak lucu jika ketua Fraksi Gerindra dipimpin oleh kader Partai Nasdem. Maka, hari ini saya mengikuti prosedur aturannya DPRD Gresik untuk memilih Ketua Fraksi Gerindra dan kami memutuskan Abdullah Munir sebagai penganti Abdullah Syafii,” jelas Alif.

Selanjutnya, sambung Alif, Fraksi Gerindra akan mengirim surat ke DPC Partai Gerindra. Baru dari DPC akan dibuatkan surat ke Ketua DPRD Gresik.

Terkait SK DPP Partai Gerindra mengenai Pengangkatan Ketua Fraksi yang dipermasalahkan oleh Syafii, menurut Alif, tak ada hak apapun bagi Syafii membahas hal ini.

“Itu yang boleh mempermasalahkan hanya anggota dan kader Partai Gerindra. Kalau bukan anggota atau kader partai, maka tida boleh mempermasalahkan AD/ART Partai Gerindra,” tutur Alif, yang juga Direktur RS Fathma Medika.

“Sudah jelas dia (Abdullah Syafii) adalah punya KTA Partai Nasdem, sebagai salah satu mutlak mendaftar Bacaleg,” imbuhnya.

Alif menegaskan, hingga saat ini Syafi’i belum memberikan surat pengunduran dirinya. Sebelumnya, DPC Partai Gerindra sudah pernah memanggil Syafi’i pada awal Ramadan kemarin. Namun Syafii mengatakan tidak mendaftar kemana-mana.

“Kami belum menerima surat pengunduran diri Syafii. Sampai saat ini status Syafii masih menjadi anggota Fraksi Gerindra,” tegasnya.

Untuk pergantian antar waktu (PAW) Syafii dari anggota DPRD Gresik. DPC Partai Gerindra Gresik masih menunggu surat dari DPP. “Sudah dua surat yang kami luncurkan ke DPP, terakhir kemarin, Selasa (17/7/2018), saat kami mengerti Syafii menjadi Bacaleg partai lain,” pungkasnya. (Khanif/m1)

4 thoughts on “Jadi Bacaleg Nasdem Gresik, Abdullah Syafii Masih Ingin Kuasai Ketua Fraksi Gerindra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *