Jambret Dompet Berisi Uang 20 Ribu, Agus di Hajar Warga

Gresiknews.co – Agus S (38), seorang duda satu anak dari Sememi Surabaya, nekat melakukan aksi penjambretan dompet pengendara sepeda motor milik Nur Maulidatus Saidah (36) saat siang bolong, di jalan Sunan Giri. Tepatnya di depan Kantor Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Aksi penjambretan seorang diri ini terbilang berani. Pasalnya saat itu jalanan sedang ramai.

Kejadian bermula ketika korban Saidah mengendarai sepeda motor merk Yamaha Crypton dari arah utara Perempatan Kebomas menuju selatan, hendak pulang ke rumahnya di Desa Sidomukti.

Tak disangka, pelaku Agus, dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Beat Nopol L 6785 VK langsung memepet dan mengambil dompet berisi uang 20 ribu milik korban yang ditaruh di samping sepeda bagian depan. Saidah pun berteriak maling.

Agus langsung tancap gas usai menjambret. Tapi sialnya motor yang dikendarainya menabrak kendaraan sepeda motor dari arah berlawanan dan pelaku pun terjatuh.

Masyarakat yang mengetahui pelaku terjatuh langsung menangkap dan memukulinya. Beruntung, Petugas Mapolsek Kebomas datang cepat ke lokasi dan mengamankan pelaku penjambretan.

Nur Maulidatus Saidah, mengatakan, bahwa aksi penjambretan ini cukup cepat. “Begitu dia (pelaku, red) ambil dompet, saya langsung teriak. Mungkin gara-gara panik akhirnya pelaku tabrak pengendara sepeda motor,” ungkapnya, Senin (26/3/2018).

Dompet yang diambil, kata Saidah, sebenarnya hanya berisi uang Rp. 20 ribu, handphone, identitas diri dan kartu ATM.

“Uangnya hanya sedikit, sekitar 20 ribu-an. Selain itu, di dompet saya juga ada handphone, ATM, KTP dan SIM,” katanya.

Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edy Jusuf, menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat bahwa terjadi penjambretan di daerah Giri. Petugas yang piket kemudian langsung bergerak ke lokasi dan ditemukan barang bukti berupa dompet serta Hp milik korban.

“Itu Pelaku ditangkap saat pelaku kondisi melarikan diri lalu nabrak pengedara motor dan terjatuh. Pelaku sempat di massa warga. Kemudian Petugas piket Lakalantas datang mengamankan,” jelas Rony.

Ada dua orang yang terluka akibat bertambrakan dengan Agus. Dua orang tersebut lantas di bawa ke Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk dilakukan pengobatan.

Pelaku Agus mengaku menjambret karena ada salah satu keluarganya sakit. Sehingga membutuhkan uang untuk biaya untuk berobat.

“Pemeriksaan awal alasannya pelaku menjambret untuk biaya pengobatan ayahnya yang sedang sakit,” tambah Rony, didampingi Bripka Yeri, Penyidik Polsek Kebomas.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, Agus kini diamankan di Polsek Kebomas. Agus terancam pasal 263 KUHP dengan ancaman 6 tahun kurungan penjara. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*