Kades Kedungpring Larang Pengamen dan Pengemis Masuk Rest Area Desa

Gresiknews.co – Kepala Desa (Kades) Kedungpring Priyono menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) larangan pengamen dan pengemis memasuki rest area di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Upaya ini dilakukan karena banyak pengunjung rest area yang resah dengan keberadaan para pengamen dan pengemis.

“Pengamen kalau gak dikasih uang kadang-kadang matanya melotot ke pengunjung. Tentu membuat pengunjung takut, dan tidak kembali lagi,” Jelas Priyono, Sabtu (7/4/2018).

Perdes ini, kata Priyono, diharapkan mampu menekan atau menghilangkan pengamen dan pengemis di rest area Kedungpring. Serta bisa membuat pengunjung di lokasi rest area Kedungpring semakin banyak.

“Jika suasananya enak dan nyaman, kami yakin pengunjung yang datang akan semakin banyak,” katanya.

Riyan, salah satu pengunjung rest area Kedungpring, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungpring yang menerbitkan aturan larangan bagi pengamen dan pengemis masuk.

“Saya salut dengan ketegasan Pemdes Kedungpring. Sebab selama ini gara-gara ada pengamen dan pengemis pengeluaran jadi nambah. Awalnya beli kopi 3 ribu, jadi 5 ribu karena banyak yang minta-minta ada,” ungkap Riyan. (khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*