Kenakan Topeng Kardus, Aktivis PMII Demo di Kantor DPRD Gresik

Gresiknews.co – Puluhan massa dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII) Kabupaten Gresik melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Gresik.

Dengan menggunakan topeng kepala dari kardus bertulisan tuntutan. Mereka secara bergantian berorasi.

“Selamat atas terpilihnya rezim fasis Jokowi perampas pendidikan, upah, tanah dan kerja,” kata Koordinator Aksi, Faisal Ridho, Selasa (13/8/2019).

Ada 8 tuntutannya yang disampaikan para pendemo, yakni 1. Agar pemerintah mencabut UU No.12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. 2. mencabut Permendikbud No.51 tahun 2018 tentang sistem zonasi PPDB. 3. Wujudkan pendidikan gratis dan bermutu tanpa pungli. 4. Cabut PP. No 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Selanjutnya, 5. Tolak revisi UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 6. Cabut UU no.2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah demi kepentingan umum. 7. Cabut Reforma Agraria Palsu Jokowi Perpres No.86 tahun 2018. 8.Wujudkan Reforma Agraria Sejati UU Pokok Agraria No.5 tahun 1960.

“Banyak sekali konflik-konflik agraria di negara ini, bahkan di Kabupaten Gresik,” terang Faisal.

Dia mencontohkan, melalui UU No. 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Demi Kepentingan Umum menjadi alasan pemerintah menggusur tanah rakyat.

“Kita tahu pendirian Pelabuhan Internasional JIIPE di Manyar masih meninggalkan persoalan terkait pembebasan lahan,” tegas mahasiswa IAI Qomaruddin Bungah ini.

Faisal juga menyesalkan tidak adanya anggota DPRD Kabupaten Gresik yang menemui. Padahal pihaknya hanya ingin menyampaikan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Di dewan ada banyak perwakilan yang ada di dalamnya, tapi tidak ada satu pun yang menemui, kami menyesalkan itu, padahal mereka dipilih oleh rakyat,” ungkapnya.

Selain melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Gresik, puluhan aktivis PMII itu juga melakukan demo di Kantor Bupati Gresik. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *