Kirab Koin Muktamar NU di Ujungpangkah, 3 Jam Raih Uang 18 Juta

Gresiknews.co – Semarak menyambut kirab koin muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 di Provinsi Lampung sudah tampak di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jum’at (17/1/2020).

Kotak koin raksasa dikirab mulai pukul 13.00 Wib keliling desa-desa di Ujungpangkah. Adapun start rutenya mulai Desa Sekapuk, Desa Gosari, Desa Canggaan, Desa Banyuurip, Desa Pangkah Kulon, Desa Pangkah Wetan, dan finishnya di kantor MWC NU Ujungpangkah sekitar pukul 16.00 Wib.

Kirab selama 3 jam ini mampu mengumpulkan uang Rp.18 Juta. Bahkan, ada warga yang menyumbang uang Rp.3,4 juta dalam bentuk cek.

Ketua PC LAZISNU PCNU Gresik, KH Mushoffa Azis mengatakan, kirab koin muktamar NU tak hanya dilakukan di Kecamatan Ujungpangkah saja, tetapi juga digelar disetiap kecamatan di Kabupaten Gresik.

Lebih lanjut, Azis mengungkapkan, PCNU Gresik menargetkan bisa mengumpulkan Rp 1 Miliar untuk menyumbang dana Muktamar NU Oktober mendatang.

“PCNU Gresik yakin dapat menyumbang 1 Miliar, agar bisa mencapai target, kami menghimpun dari desa-desa, kan di Gresik ada 357 desa, untuk mencapai itu cukup Rp 350 ribu per bulan tiap desa, hingga gelaran muktamar dilakukan. Optimis angka segitu bisa dipenuhi,” ungkapnya.

Ketua Panitia kirab koin muktamar NU di Ujungpangkah, Abdullah Hanif menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya mengajak nahdliyin untuk bergotong-royong dan berpartisipasi dalam muktamar NU.

“Ini semua dalam rangka muktamar, ini juga sebagai wujud kekompakan warga NU dari mulai ranting hingga cabang. Tentu ini bagian langkah kemandirian NU,” ujarnya.

Dikatakan Hanif, untuk memeriahkan dan meningkatkan antusias warga dalam rangka menghimpun dana turut dihadirkan kesenian tradisional pencak silat dan hadrah keliling desa.

“Antusias warga NU di Ujungpangkah Gresik ini sangat luar biasa. Baru satu hari sudah dapat 18 juta lebih. Kita akan keliling ke desa-desa. Kita yakin, bisa menyumbang lebih dari seratus juta untuk muktamar sebab di PCNU Gresik sendiri ditarget Rp 1 Miliar,” pungkas Hanif. (Fbr/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *