KKP Bagikan Jutaan Benih Ikan Pada Pembudidaya di Gresik

Gresiknews.co – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi, Minggu (31/3/2019), melakukan kerja di Kabupaten Gresik.

Dalam kunjungan di Ruang Mandala Bhakti Praja di Kantor Bupati Gresik tersebut, KKP menyerahkan bantuan berbagai jutaan benih komoditas unggulan seperti bandeng, udang vaname, udang windu, nila, kakap dan lele kepada pembudidaya dan stakeholder perikanan budidaya di Kabupaten Gresik senilai Rp.427.997.500.

Adapun benih yang diberikan, yakni benih udang vaname 1.125.000 ekor, benih bandeng 22.500 ekor, benih lele 10.000 ekor, benih kakap 21.000 ekor, pakan ikan mandiri 900 Kg dan bioflok 1 unit.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP melalui Direktur Perbenihan Coco Kokarin Soetrisno menyatakan, benih-benih yang diberikan pada pembudidaya di Gresik ini sudah teruji memiliki ketahanan terhadap penyakit.

“Benihnya sudah bersertifikat dan ketahanannya terhadapat virus dan bakteri sampai 50% dibanding benih-benih lainnya. Sehingga dapat mengurangi resiko gagal panen,” ungkap Coco, seusai bertemu dengan pembudidaya ikan.

Di Kabupaten Gresik sendiri, luas lahan termanfaatkan sebesar 28.725,94 Hektar. Sedangkan Produksi perikanan budidaya tahun 2017 sebesar 136.627,23 ton dan 2018 sebesar 129.214,43 ton.

Senada, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga mengatakan, kedepan karantina hewan, tumbuhan dan ikan akan diintegrasikan menjadi satu di KKP.

“Soal ikan, otoritas untuk pengobatannya itu harus ada, di Indonesia belum ada sehingga komisi IV menerima delegasi dokter hewan Indonesia mengusulkan undang-undang sistem kesehatan hewan,” ujarnya.

Mengenai penyakit hewan dan ikan, kata Viva, Komisi IV akan membahas lebih dalam, karena saat ini mengkahwatirkan.

“Tanpa adanya penyuluhan dan pengetahuan, bisa-bisa vaname langsung dimasukan satu tambak,” terangnya.

Viva berharap, budidaya ikan berorientasi ekspor. Hal itu dikarenakan tingkat potensi ikan yang bisa dibudidayakan sekitar 50 jenis ikan. Ia juga menyoroti mengenai harga udang yang jatuh saat musim panen.

“Tugas dari pemerintah untuk memberikan ketegasan dan kepastian terhadap jumlah pasokan dan jumlah harga agar para pembudidaya ikan tidak rugi saat panen,” pungkasnya. (Khanif/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *