Launching TTP di Gresik, Menteri Pertanian Harapkan Ekonomi Petani Meningkat

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memberikan sambutan dalam Grand Launching TTP Plus di Gresik. (Khanif/Gresiknews.co)

Gresiknews.co – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi pembuatan Taman Teknologi Pertanian (TTP) Plus di Desa Sukodono Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. Adanya TTP ini diharapkan bisa meningkatkan ekonomi para petani.

“Ini merupakan suatu langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan. Kalau pertanian tumbuh baik, maka para petani pasti sejahtera,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, usai melaunching TTP Plus di Gresik, Rabu (8/8/2018).

TTP Plus sendiri digagas oleh CEO Polowijo Gosari Group Achmad Djauhar Arifin dengan dibantu Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Di lahan seluas 50 hektar ini, ada berbagai tanaman holtikultural dan peternakan modern.

“Ini luar biasa, Pak Arifin. Dia adalah tokoh yang ingin berbuat untuk bangsa. Dia biaya sendiri, pakai lahan pribadi untuk rakyat Indonesia, jika Arifin ada seribu orang di Indonesia, maka kedaulatan pangan bangsa bisa selesai,” ungkap Amran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis 6 agustus 2018, menunjukkan kontribusi sektor pertanian dalam menyumbang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

Pada Triwulan I 2018 sebesar 9,93 persen dan pada triwulan II 2018 kontribusi sektor pertanian ini merupakan yang tertinggi dibanding sektor lainnya, seperti jasa perusahaan, yang hanya 3,37 persen dan jasa lainya hanya 3,30 persen.

“Sektor holtikultular, pangan dan peternakan menunjukan paling mengalami pertumbuhan ekonomi. Tahun depan kami akan buat teknopark,” ujarnya.

Saat ini ada empat komoditi strategis di Indonesia yang mengalami peningkat hingga bisa ekspor, seperti jagung, bawang merah, telur ayam dan domba.

Sementara itu, CEO Polowijo Gosari Group Achmad Djauhar Arifin mengatakan, kedepan, para petani diharapkan bisa menjadi pengusaha.

“TTP ini menjadi salah satu sarana petani menjadi pengusaha dan memiliki saham. Sehingga harapannya pertumbuhan ekonomi petani meningkat dan tidak ada kesenjangan sosial,” ucap Arifin. (Khanif/m1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*