Lebaran ala Kampung Kauman Gresik

Gresiknews.co – Jika diberbagai daerah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H mulai tanggal 1 Syawal kemarin, maka di Kelurahan Kauman, Kecamatan Gresik baru merayakannya H+7 lebaran atau bertepatan dengan Lebaran Ketupat.

Menurut Dian Faridah, salah satu warga Kampung Kuaman, tradisi unjung-unjung atau silaturahmi lebaran pada hari ketujuh seusai Idul Fitri memang sudah berlangsung sejak lama.

“Disini warga melakukan unjung-unjung ke tetangga pada saat lebaran ketupat. Jadi, menunggu para warga menyelesaikan puasa syawal selama 6 hari,” kata Dian kepada Gresiknews.co, kemarin (2/7/2017).

Biasanya warga mulai berkunjung ke tetangga usai salat Magrib. Setelah itu para warga kembali ke kediamannya masing-masing untuk menungu kunjungan dari sanak saudara maupun teman.

“Unjung-unjung dilakukan hingga tengah malam,” imbuhnya.

Tak sekedar unjung-unjung, tuan rumah selalu menyediakan aneka kuliner menu kupat atau lontong untuk disajikan pada para tamu. Ada kupat ubus, kupat sayur lodeh, kupat kari ayam hingga kupat cap go meh.

“Pokonya banyak aneka kuliner dari kupat khas Kampung Kauman yang disediakan,” ujar Dian disela-sela menyambut puluhan tamu yang datang di rumahnya.

Sementara itu, Ahmad Abdul Mustofah, salah satu pengunjung yang baru pertama kali datang di tradisi lebaran ketupat Kelurahan Kauman mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat unik. Berbeda dengan daerah lainnya.

“Saya merasa tradisi disini unik karena unjung-unjung dirayakan pas lebaran ketupat, apalagi menu kupat yang disajikan sangat enak,” terang pria asal Bungah ini usai menyantap seporsi kupat sayur. (Khanif/M1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*