Mantan Wakil Ketua PBNU Berikan Kuliah Umum di Staida Gresik

Gresiknews.co – Mantan Wakil Ketua Umum PBNU (2010-2015) Drs. As’ad Said Ali memberikan kuliah umum pada ratusan mahasiswa dan dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa (Staida) Gresik, Minggu (24/11/2019).

Kuliah umum yang mengangkat tema “Dinamika Pemikiran Keislaman dan Fiqih Kebangsaan di Era Revolusi Industri 4.0” segenap akademika Staida Gresik.

Menurut As’ad, Wacana Menteri Agama Fachrul Razi yang akan melarang pemakaian cadar bagi muslimah di Lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebaiknya dipertegas dan memiliki tolak ukur yang jelas.

“Parameternya harus jelas. Kalau parameternya nggak jelas tentu menjadi kebingungan dimasyarakat,” ujarnya.

Dia meminta, agar pemerintah tidak mudah menuding bahwa yang bercadar sudah pasti radikal. Hal itu dikarenakan pemerintah berhak mengatur pegawainya.

“Yang pakai cadar jangan dibilang radikal, buat saja seragam yang teregulasi. Jangan mengatakan itu pakaian radikal,” jelasnya.

Selain itu, As’ad juga berbicara terkait maraknya faham radikalisme di Indonesia. Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terjangkit faham tersebut.

“Kita kan sudah ada pakem Ahlusunnah waljamaah itu sudah baguslah, yang baik kita ambil yang jelek kita buang,” ungkapnya.

Rektor Staida Gresik, Syifaul Qulub mengatakan sengaja mengajak ratusan mahasiswa dan dosen untuk ikut dalam seminar umum, supaya turut berperan aktif dalam menyebarkan gerakan damai.

“Saya sengaja mengajak dosen agar bisa ditularkan ke dosen dan mahasiswa lainnya,” katanya. (fbr/m1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *